Dampak Covid Meluas, Machfud Arifin Bantu Pelaku UMKM

5
167
Dampak Covid Meluas, Machfud Arifin Bantu Pelaku UMKM
Machfud Arifin bersama pelaku UMKM Surabaya. Selasa (11/05/20)

Surabaya NAWACITAPOST – Pandemi Covid-19, memaksa banyak pihak terdampak secara ekonomi, hal ini juga sangat dirasakan pelaku UMKM di Surabaya. Prihatin melihat kondisi ini, calon Wali Kota Surabaya Machfud Arifin menunjukkan kepeduliannya.

Mantan Kapolda Jawa Timur ini terus memberikan bantuan pada masyarakat terdampak pandemi covid 19, kali ini Machfud Arifin memberikan bantuan kepada pelaku UMKM di Kota Surabaya. Menurutnya, masyarakat kecil sangat terdampak Covid-19. Mereka perlu diberi bantuan dan semangat agar tetap menjalani hidup dan terus berusaha untuk mendapatkan rezeki.

“Perwakilan pelaku UMKM datang ke posko menyampaikan permasalahan yang sedang mereka alami akibat pandemi Covid-19, dan saya temui untuk memberikan semangat bahwa ini ujian dari Allah, harus semangat dan sabar. Dan yang paling penting sehat dulu sambil berusaha pelan-pelan untuk dapat rezeki,” ujarnya saat memberikan bantuan sembako berupa beras, gula, minyak goreng, mie instan, dan uang tunai kepada pelaku UMKM Surabaya, Selasa (12/5).

Cak Mahfud, sapaan khasnya, memandang, kekuatan ekonomi di Surabaya berada di sektor UMKM. Karenanya, mereka perlu mendapatkan perhatian serius dari Pemkot Surabaya. Mereka perlu dibukakan pasar dan dibantu dalam pemasaran produk-produknya.

“Kekuatan ekonomi Surabaya terbesar di UMKM, untuk itu kita harus support, kita bantu pemasarannya, baik di lokal ataupun internasional jika kualitasnya bagus,” ujarnya.

Sementara itu, pelaku UMKM Lili Rahayu mengaku bahagia dapat perhatian dari Calon Wali Kota Surabaya Irjen Pol (purn) Machfud Arifin. Sebab, selama ini para pelaku UMKM tidak mendapatkan perhatian sama sekali dari Pemkot Surabaya.

“Alhamdulillah dapat bantuan dari bapak Machfud Arifin, ini sangat membantu untuk kebutuhan sehari-hari, bapak machfud Arifin merupakan sosok yang luar biasa, beliau sangat peduli dan selalu mensupport masyarakat bawah, untuk para pelaku UMKM ini sangat bahagia mendapat bantuan dari beliau, dan kita sangat berharap bapak Machfud Arifin menjadi wali kota surabaya,“ ujarnya.

Pelaku usaha olahan coklat dan kurma ini mengaku sangat terdampak dari covid-19. Sejak covid-19 mewabah, omzetnya turun drastis, bahkan sampai 85 persen. Sebelum Covid-19, omzet perbulannya bisa mencapai Rp 35 juta.

“Sekarang Rp 5 juta saja nggak ada, support dari pemerintah ngak ada, kita harus mandiri. Harapannya kita dapat bantuan,” ujarnya. (BNW)

Comments are closed.