Perwal Banda Aceh : Mulai 16 Mei Warga Tak Pakai Masker, KTP dicabut

5
99
Perwal Banda Aceh : Mulai 16 Mei Warga Tak Pakai Masker, KTP dicabut

NAWACITAPOST- Peraturan Wali Kota (Perwal) Banda Aceh Nomor 24 tentang Penggunaan Masker dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19 akan berlaku efektif mulai Sabtu 16 Mei 2020 pukul 00.00 WIB. Peraturan itu mengatur sanksi salah satunya pencabutan KTP jika melanggar.

Kepastian tersebut disampaikan oleh Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman usai memimpin rapat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Banda Aceh di pendopo, Senin 11 Mei 2020.

Perwal yang memuat delapan pasal termasuk soal sanksi itu akan disosialisasikan secara masif kepada masyarakat. “Mulai dari baliho di pintu masuk hingga pusat kota, media sosial, maupun pengumuman ke gampong-gampong. Setelah itu baru kita intensifkan razia,” katanya.

Adapun sanksi bagi yang melanggar tidak bersifat materil. “Sanksinya mulai dari peringatan tertulis yang disertai pencatatan identitas, tidak diberikan pelayanan pada fasilitas publik, hingga penarikan sementara identitas kependudukan bagi yang melakukan pelanggaran secara berulang.”

Perwal tersebut bukan hanya berlaku bagi warga kota tapi juga pendatang atau warga dari luar kota. “Untuk yang ber-KTP luar kota dan melakukan pelanggaran secara berulang, maka yang bersangkutan diharuskan keluar dari Kota Banda Aceh,” katanya.

Adapun masker yang digunakan meliputi masker N95, masker biasa atau masker bedah, dan masker kain. “Selain kewajiban menggunakan masker, warga juga diminta menjaga jarak (physical distancing) minimal 1,5 meter dan menghindari kerumunan,” katanya lagi.

Pemkot Banda Aceh mencatat hingga kemarin jumlah pasien positif corona di kota itu masih nihil. Orang dalam pemantauan (ODP) corona tersisa 23 jiwa lagi, karena 792 orang telah selesai dipantau.

Namun, Pemkot kini meningkatkan kewaspadaan karena ada pelonggaran moda transportasi terutama penerbangan yang mulai diaktifkan lagi, maka dikhawatirkan jumlah ODP bakal meningkat kembali.

 

Comments are closed.