Tahapan Pilwali ditunda, PKB Surabaya Belum Setor Nama Calon Wawali

0
274
Foto : Musyafak Rouf (bertopi abu-abu) saat melakukan semprotan Disinfektan bersama Kader PKB di wilayah Pucang Sewu.

Surabaya NAWACITPOST – Dampak Pandemi Covid-19, Tahapan Pilkada di semua daerah diundur. Tak tercuali Pemilu Walikota dan Wakil Walikota Surabaya yang sejatinya akan diadakan pada akhir September 2020 nanti.
Demikian pula untuk partai-partai pengusung Walikota harus sabar menunggu apa yang akan menjadi keputusan KPU dan Dewan Pimpinan Pusatnya.

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Surabaya yang selama ini mengusung Machfud Arifin untuk Walikota Surabaya juga belum menentukan pilihannya untuk menempatkan calon sebagai wakil Walikota.

“DPC PKB Surabaha belum mengusulkan nama calon wakil walikota kepada Machfud Arifin. Kalau sekarang diajukan, terus di-php (gantung), kasihan,” ujar Musyafak Rouf Ketua DPC PKB Surabaya, Minggu (3/5).

Menurutnya ia sengaja menyimpan nama figur calon wakil walikota Surabaya untuk sementara sebagai bagian dari strategi.

“Kita simpan sementara, supaya Pak Machfud dulu yang running. Prinsipnya, wakil walikota ini harus bisa menambah kekuatan. Kami nggak ngobral nama terlalu serius sebab kami juga menunggu momentum,” tuturnya.

Dirinya memastikan, potensi bakal calon wakil walikota dapat dilihat dari elektabilitas, popularitas dan program kerja.

Untuk saat ini, persoalan wakil tidak signifikan mengubah pilihan rakyat apabila tak didukung dengan kapabilitas yang bersangkutan. Pertimbangan orang untuk memilih biasanya dilihat dari visi, program, hingga kemampuan memimpin.

“Kalau sudah semuanya, masyarakat memilih,” katanya.

Selain itu, calon wakil juga harus bisa menjadi pelengkap figur kepala daerahnya.

“Wakil kan awak karo sikil. Prinsipnya, sebenarnya masyarakat sudah punya pilihan. Tinggal memperkuat dengan kombinasi duet,” tegasnya.

Meski begitu, menurut Musyafak ads sejumlah nama yang telah dimunculkan PKB untuk bisa mendampingi Machfud Arifin. Di antaranya, Srikandi DPRD Surabaya, Camelia Habibah dan Laila Mufida.

Keduanya, juga merupakan kader PKB yang terpilih sebagai Anggota DPRD Surabaya periode 2019-2024. Di DPRD Surabaya, Laila menjabat Wakil Ketua DPRD Surabaya.

Sesuai perolehan pencalegan kemarin, diantara Anggota DPRD Surabaya dari Fraksi PKB lainnya, Laila mendapatkan suara tertinggi dengan memperoleh 11.052 suara dari daerah pemilihan Surabaya III sekaligus menempati peringkat kedua suara terbanyak.

Sedangkan Camelia saat ini menjadi Wakil Ketua Komisi A DPRD Surabaya yang membidangi politik dan pemerintahan. Chamelia juga merupakan petahana periode sebelumnya dan menjadi peraih suara terbanyak kedua di internal Fraksi PKB maupun di dapilnya (Surabaya II).

Selain itu, PKB Surabaya juga sempat memasukkan nama Direktur Utama PDAM Surya Sembada Surabaya, Mujiaman Sukirno sebagai Bacawawali Surabaya.

Sampai detik inipun, Machfud Arifin hingga kini belum mengumumkan figur calon wakil wali kota yang akan mendampinginya. (BNW)