Pandemik Covid 19 ; Kepala SMPN Bandar Lampung Tetap Optimis Bertugas

Bandar Lampung,  NAWACITAPOST- Ditengah Pandemi Covid 19 Yang belum berakhir sampai saat ini, semua Murid baik SD dan SMP diliburkan, hal tersebut dilakukan untuk mencegah penyebaran wabah virus Corona.

Kegiatan belajar mengajar jarak jauh melalui VIA Internet menuai kejenuhan, terkadang para guru menghampiri murid kerumahnya masing-masing dikarenakan minimnya atau tidak adanya sarana komunikasi seperti HandPhone , tujuannya memberikan Lembar soal dan tugas kepada murid, kata Nurbaiti Kepala Sekolah SMPN 35 bandar Lampung saat diminta konfirmasi disekolah tersebut.

Saat ini memang betul Ujian Nasional ditiadakan, dan setahu saya sesuai dengan keputusan menteri alokasi anggaran buat ujian nasional dialihkan untuk penanganan Pencegahan Covid 19, seperti untuk  membeli sabun, hand santilizer, alat semprot, masker, pembelian qouta data bagi para guru belajar secara online, dan juga sama peruntukan penggunaan dana bos namun sesuai aturan menteri terbaru, Timpal Nurbaiti.

Baca Juga : 120 Orang ODP dan 1 PDP Covid-19 Terima Bantuan Paket Beras Pemda Pelalawan

Hal serupa yang disampaikan” Rismaini “mantan Kepala sekolah SMPN 13 bandar Lampung yang baru meninggalkan masa kerjanya pada bulan April lalu, dirinya mengungkapkan mengucapkan terima kasih kepada walikota Herman HN, yang telah menggulirkan program Biling (Bina Lingkungan) yang diperuntukan bagi siswa yang kurang mampu, sehingga masyarakat dari kalangan yang berpenghasilan rendah dapat terbantukan, ujarnya

Namun, masih menurut Rismaini, dengan jumlah alokasi murid siswa/i sebanyak 900 orang yang berada disekolah ini, yang termasuk reguler dan Biling dirinya tetap optimis akan berjalan baik, dan sampai saat ia pensiun.

Berbicara Dana BOS (Bantuan operasional Sekolah), Rismaini menambahkan, tidak sepenuhnya dapat tercover, untuk pembiayaan disekolah dan biaya para guru kalau bantuan pemerintah tidak mencukupi, dia bersama komite sekolah merapatkan kepada wali murid khususnya yang reguler untuk mencari alternatif lain pembiayaan lainya seperti tambahan biaya officeboy, dan itupun berdasarkan kesepakatan bersama, secara sukarela.

Baca juga :  Suku Asli Kalimantan Dukung Ahok Sebagai Kepala Badan Otorita Ibu Kota baru

Sementara ungkapan juga sama yang disampaikan “Meini Ida” kepala Sekolah SMPN 6 bandar Lampung, ditengah Pandemi Covid 19, ia bersama staf lainya menyempatkan untuk datang disekolah yang ia pimpin, sambil merenovasi ruang kerja, dan memperbaiki administrasi yang belum ia kerjakan, meskipun siswa dan siswi telah diliburkan kami, tetap menjalankan tugas sebagaimana mestinya, katanya.

Responden : Ashari Hermansyah

 

Comments are closed.