Rahmat Effendi meniadakan Work From Home Bagi ASN Kota Bekasi

6
119
Rahmat Effendi meniadakan Work From Home Bagi ASN Kota Bekasi

NAWACITAPOST-  Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi meniadakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN). Peniadaan WFH itu untuk memastikan kelancaran pelayanan di tingkat Kelurahan dan Kecamatan ditengah merebaknya virus corona atau Covid-19.

“Pada pandemi ini, ASN dan non ASN kita perdayakan kembali dengan tidak ada Work From Home (WFH), dengan lakukan sosialisasi kepada warga mengenai bahayanya virus Covid-19,” kata Rahnat Effendi kepada wartawan, Jumat (1/5/2020).

Terpantau, pelayanan di kelurahan se Kota Bekasi tetap melayani warga yang membutuhkan. Namun prosedur protokol kesehatan tetap diterapkan seperti physical distancing, menggunakan masker, masuk kedalam bilik disinfektan jika di Kelurahan tersedia, dan mencuci tangan.

“Aparatur di Kelurahan pun senantiasa untuk melayani, dengan berjaga di loket yang telah dibatasi dengan penutup dari plastik agar tidak terjadi tatap muka secara langsung. Ditambah menerangkan pelayanan secara online jika bisa dilakukan di rumah saja,” jelasnya.

Baca Juga : Agar Tetap Sehat Selama Karantina, ini Langkah-langkah Tepat Buat Lansia

Termasuk, sosialisasi terhadap warga juga telah diberlakukan oleh tiap-tiap ASN dan non ASN untuk tetap woro-woro dan menerapkan sistem di rumah saja dalam menghadapi pandemi Covid-19 yang sudah mewabah di Kota Bekasi.

“Tidak hanya di tiap Kelurahan, pegawai yang berada di tiap Dinas juga dikerahkan untuk membantu setiap wilayah dalam pelaksanaan PSBB di tiap titik perbatasan dan juga melakukan cek suhu atau data diri di check point,” ungkapnya.

Karena Petugas Pemantau dan Monitoring (Pamor) wilayah merupakan garda terdepan untuk melakukan sosialisasi ini, dia mengatakan juga ditambah dengan pendistribusian paket sembako Pemerintah Kota Bekasi yang telah terdata di tiap RT, RW dan Kelurahan diluar Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) untuk pendistribusiannya dilakukan oleh Petugas Pamor yang langsung ke rumah-rumah warga.

“Jika sudah diberi sembako, ditempel stiker itu adalah sebagai tanda bahwa warga penerima paket sembako sudah memenuhi kriteria, jika memang belum dapat dengan bantuan dari Pemerintah Kota Bekasi, ada data DTKS yang akan dikirkm via Kantor Pos ke warga dari Bantuan sosial Provinsi Jawa Barat, dan kita juga sedang menunggu bantuan dari Pemerintah Pusat untuk warga. Harap bersabar,” jelas dia.

Tak hanya itu, politikus Golkar ini juga menyempatkan memantau pemberlakuaan perpanjangan PSBB di titik Sumber Arta, Kecamatan Bekasi Barat untuk memastikan petugas baik dari Pemerintah Kota Bekasi, Polres Metro Bekasi, dan Kodim 0507 Bekasi melakukan pengecekan pada warga yang melintas ke Kota Bekasi. ( Adv/Humas/Mr).

 

Comments are closed.