Bahas Pengawasan WBP, Kakanwil Kemenkum HAM, Harun Sulianto menyambangi Ruangan Kerja Wakalpolda Sulbar

1
97
Melalui Program Asimilasi dan Integrasi, Kemenkum HAM Sulbar Libatkan Bhabinkamtibmas Dalam Pengawasan NAPI

Nawacitapost-  Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenkum HAM Sulbar, Harun Sulianto, menyambangi ruangan kerja Wakalpolda Sulbar, Kombes Pol Endi Sutendi.

Harun Sulianto yang didampingi Kepala Divisi Pemasyarakan, Elly Yuzar, Rabu (22/4/2020).

Kunjungan tersebut membahas terkait pengawasan  Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang sedang asimilasi dan integrasi akibat virus corona.

Kepala Divisi Pemasyarakatan, Elly Yuzar mengatakan, kunjungan itu menindak lanjuti intruksi Menteri Hukum dan HAM RI, Yasonna H Laoly.

Hal ini dilakukan untuk meningkatkan koordinasi dengan pihak kepolisian, guna memantau WBP yang mendapatkan asimilasi dan integrasi di tengah pandemi Covid-19.

“170 warga binaan yang mendapatkan asimilasi dan integrasi telah kami serahkan update terbaru tentang identitas, foto, alamat, sidik jari, dan nomor handphone yang bisa dihubungi, menyusul data yang diberikan sebelumnya,”kata Elly Yuzar dalam rilisnya.

Baca Juga : Harga Minyak Dunia terdongkrak Pada Perdagangan Rabu 22 April 2020

170 warga binaan juga telah dipantau langsung oleh Pembimbing Kemasyarakatan Bapas, melalui video call, telpon, sms, maupun ditemui secara langsung.

Sementara Kakanwil Harun Sulianto berharap, agar Babinkamtibmas Polri membantu membina dan memonitor WBP yang asimilasi dan integrasi.

Hal ini dilakukan agar mereka taat hukum dan dapat berintegrasi kembali dengan masyarakat.

Selain itu, Harun minta agar 170 WBP yang asimilasi dan integrasi ini, dapat menjaga tata krama, sopan santun dan taat hukum selama di luar Lapas/Rutan.

Sebab lanjut Harun, jika mereka melanggar maka akan dicabut izin asmiliasi dan integrasinya, lalu ditempatkan di kamar isolasi, serta menjalani sisa pidananya ( jangka waktu selama di luar Lapas/Rutan tidak diperhitungkan. “Jika ada perkara yang baru, lamanya pidana akan ditambahkan,”tegasnya.

“Semoga kiranya 170 WBP ini menyadari kesalahannnya, memperbaiki diri, tidak melanggar hukum lagi ,menjadi warga Negara yang baik, berguna bagi masyarakat, bangsa dan Negara,”sambung Harun.

 

 

Comments are closed.