Anas Karno Dukung Pemkot Gratiskan Air PDAM

0
231
Anas Karno Dukung Pemkot Gratiskan Air PDAM
Anas Karno, Politisi PDIP, Komisi B Bidang Perekonomian DPRD Kota Surabaya.

Surabaya NAWACITAPOST – Setoran deviden Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) 2020 kepada Pemkot Surabaya akan dikurangi targetnya menyusul adanya kebijakan penggratisan tarif PDAM bagi pelanggan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dampak wabah COVID-19. Hal itu dikatakan Anas Karno Komisi B Bidang Perekonomian DPRD Kota Surabaya.

Anas menyebutkan, Besaran deviden PDAM tahun ini ke pemkot menyesuaikan dengan situasi ekonomi dan kebijakan penggratisan pelanggan MBR, ujar Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya, Kamis (8/4/20) di Gedung DPRD Kota Surabaya.

” Hal itu sudah selaras dengan kebijakan Wali Kota Surabaya dan Direksi PDAM Surya Sembada Surabaya yang menggratiskan tarif PDAM kepada pelanggan MBR,” katanya.

Pernah disampaikan, setiap tahun PDAM Surabaya menyetorkan deviden senilai Rp126 miliar ke Pemkot Surabaya. Nilai itu dihitung dari 55 persen seluruh laba PDAM.

“Agar beban PDAM tidak terlalu berat, maka target setoran deviden pun tahun ini mesti mengalami rasionalisasi,” ujar politikus PDI Perjuangan ini.

Dari pernyataan Dirut PDAM Mujiaman Sukirno sebelumnya, ada sekitar 234.000 pelanggan yang hampir separo adalah pelanggan rumah tangga Surabaya atau 733.000 jiwa warga Surabaya akan gratis pemakaian sebanyak 10 M3/pelanggan.

Menurutnya, angka 10 M3 adalah angka kebutuhan dasar air minum menurut Permendagri. Sedangkan untuk kelebihan dari kebutuhan dasar akan dibayar pelanggan.

Mengapa tak gratis 100 persen, Mujiaman meyakini penggunaan air tidak akan terkontrol dan bisa berdampak besar pada distribusi dan ketersediaan air.

Maka dari itu Mujiaman mendukung penuh kebijakan yang diinisiasi Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini terkait kebutuhan dasar air bersih bagi warga. (*)