Pemkot Tegal Masih Belum Mau Cabut Kebijakan Local Lockdown Meski Sudah Ajukan PSBB

0
337
Pemkot Tegal Masih Belum Mau Cabut Kebijakan Local Lockdown Meski Sudah Ajukan PSBB

Tegal, Nawacitapost- Pemerintah Kota Tegal, Jawa Tengah telah mengajukan pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) kepada pemerintah pusat guna menanggulangi virus corona (Covid-19). Pemerintah pusat belum memutuskan pengajuan dari Pemkot Tegal.

Meski sudah mengajukan PSBB, Pemkot Tegal masih belum mau mencabut kebijakan local lockdown atau karantina wilayah yang direncanakan berlaku 30 Maret-30 April. Sejumlah jalan masih ditutup.

“Enggak (cabut local lockdown). Masih ada 45 titik yang kita beton,” kata Jumadi. Sabtu(4/04/20).

Sebenarnya, Pemkot Tegal sudah mulai membuka sejumlah ruas jalan masuk dari daerah lain. Mulanya hanya satu, tetapi kini ada 5 jalan yang dibuka sejak Kamis (2/4), yaitu Jalan Proklamasi, Jalan Sultan Agung, Jalan Teuku Umar perbatasan Kabupaten Tegal, Jalan Perintis Kemerdekaan dan Jalan Jenderal Soedirman.

Meski demikian, Jumadi menegaskan pembukaan jalan itu bukan berarti Pemkot Tegal mencabut local lockdown. Itu tetap akan berlaku hingga pemerintah pusat memutuskan soal PSBB yang telah diajukan Pemkot Tegal.

Jumadi menjelaskan bahwa Pemkot Tegal sengaja membuka 5 jalan masuk dari daerah lain usai melakukan evaluasi. Pemeriksaan suhu dan kondisi kesehatan pendatang pun dilakukan dengan ketat.

Baca Juga : Data Terbaru Perkembangan Covid-19 di Kota Padangsidimpuan

“Banyak warga yang mudik masuk ke Kota Tegal,” kata Jumadi.

“Sehingga daripada ada kemacetan malah menyebabkan orang berkerumun malah tidak sesuai untuk menjaga physical distancing, maka lebih baik kita buka aksesnya dengan dibuat posko pengecekan suhu dan penyemprotan disinfektan untuk orang dan kendaraannya.

Pemkot Tegal juga terus memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang bahaya corona. Salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan memberikan sosialisasi menggunakan paralayang.