Dinas Perizinan Tertutup Atas Informasi Bangunan yang diduga Belum memiliki IMB

0
429
Dinas Perizinan Tertutup Atas Informasi Bangunan yang diduga Belum memiliki IMB

Nias Utara –Nawacitapost-¬† Terkait isu dari masyarakat yang menganggap salah satu Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU) di kecamatan Sitolu’ori yang diduga milik salah seorang anggota DPRD kabupaten Nias Utara.

Guna menggali informasi yang akurat, awak media nawacitapost kemudian mendatangi kantor Dinas penanaman modal dan pelayanan perizinan terpadu satu pintu Kabupaten Nias Utara, Senin (23/3/20) untuk konfirmasi seputar Izin Mendirikan Bangunan (IMB) serta pemilik SPBU yang ada di kecamatan Sitolu’ori.

Namun sangat disayangkan etika salah seorang staf yang diketahui bernama Hadirat Harefa, yang justru menanyakan kembali kepada awak media ” apa urusan anda menanyakan itu ?, dan siapa nama pemilik SPBU itu ?, kalau anda datang kesini lengkapi data baru bisa kita jelaskan “, kata Hadirat dengan nada tinggi.

Baca Juga : Eli Yunus Ndruru Laksanakan Reses Ke-2, Masyarakat Tetegawa’ai Ehomo Titip Beberapa Harapan

Sedikit terjadi ketegangan, beruntung ada staf lain menjelaskan bahwa SPBU tersebut sudah ada IMB nya, lantas awak media menanyakan nomor IMB nya, staf lain menjawab : kalau ingin diketahui lebih jelas, sebaiknya ajukan saja surat agar bisa kami jawab, jelas staf lain.

Ditempat terpisah, menanggapi sikap arogan Dinas perizinan, Yason Harefa selaku koordinator LSM LPPAS-RI Kepulauan Nias, menyayangkan kejadian tersebut.
Saya kecewa dengan sikap Dinas perizinan yang arogan terhadap rekan pers, cetus Yason. Tambahnya, seharusnya pemerintah itu adalah mitra kita dan pemerintah itu sebagai pelayan publik, dan faham dengan undang-undang nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Jadi kalau pemerintah merasa tertutup untuk pelayanan informasi, tentunya timbul asumsi negatif kepada publik.

Dan bukan hanya SPBU itu saja yang diduga tidak memiliki IMB, kuat juga dugaan di puskemas Lotu dan juga pendopo belum mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB), karna untuk mendapat IMB banyak proses yang ditempuh, dan jangan-jangan IMB ini ; untuk di Kabupaten Nias Utara masih belum di Perda kan, sehingga pemerintah menjadi kecolongan. Maka untuk itu, pemerintah dalam hal ini Bupati Nias Utara diminta untuk segera mengevaluasi kinerja Kadis perizinan, agar teori aturan mengenai IMB ini dapat teruji, harap Yason.

Reporter : Ibezanolo Zega