"Dua warga berinisial FN dan UD menyerahkan diri ke polisi, lantaran tidak tahan menjadi orang yang selalu dicari dan diburu. Kedua anggota MIT tersebut berperan sebagai penghubung," tandas Nursal, Jum'at (20/3).
Baca Juga : Pemuda Pemudi Desa Bedahlawak Peduli Lingkungan
Dikatakannya, tugas mereka mengantar orang - orang yang akan bergabung dengan kelompok MIY di atas gunung. Selain sebagai penghubung, juga merekrut orang - orang yang mao bergabung dengan kelompok MIT.
"Kedua warga Poso yang masuk DPO itu rata - rata di bawah 20 tahun. Saat ini jumlahnya belasan orang saja, Saya himbau segera turun gunung dan menyerahkan diri," himbaunya. kompas.com/banjarmasin post tribun