KPM Desa Bedahlawak Berbagi Bantuan Pada Warga Yang Tidak Mendapat Program BPNT

1
131

Jombang,  Nawacitapost- Ibu Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Bedahlawak, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang, dinilai sesuai dengan ketentuan.

Dalam informasi yang beredar di media sosial adalah karena adanya dugaan pemotongan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang diberikan kepada warga yang tidak mendapat program BPNT.

Menanggapi hal tersebut, beberapa awak Media melakukan konfirmasi pada Kepala Desa Bedahlawak, beserta Perangkat Desa, ketua KPM dan beberapa warga KPM yang memberikan bantuannya secara ikhlas kepada warga yang tidak mendapat program BPNT dirumahnya. Jumat (20/03/2020).

Baca Juga : Ibu dan Anak ditangkap Sat Narkoba Usai Nyabu dan Berhubungan Badan

Kepala Desa Bedahlawak, H. Masrum menjelaskan bahwa program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) tersebut tidak ada pemotongan.

“Awalnya ada warga yang minta solusi kepada saya, untuk warga yang tidak mendapatkan program BPNT agar diberikan BPNT. Setelah itu, saya terima usulanya dan saya ajukan untuk pembaruan data. Namun, ada usulan dari penerima BPNT kalau mereka ingin ngasih Beras dan Telurnya secara suka rela,”ujar Kades H. Masrum.

Kades H. Masrum menambahkan, jika pemberian Beras dan Telur tersebut merupakan murni keikhlasan penerima BPNT, yang kemudian diberikan pada yang tidak mendapat program BPNT.

“Saya juga sudah menyampaikan pada warga, siapa yang mau ngasih monggo dan tidak ngasih juga tidak apa-apa. Karena itu adalah hak mereka penerima BPNT dan saya hanya mengusulkan saja,”pungkas Kepala Desa Bedahlawak, H. Masrum.

Sementara itu, Ketua KPM Hartatik, mengatakan,”Pemberian BPNT itu merupakan hasil kesepakatan dari Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang kemudian diberikan pada warga yang tidak mendapat program BPNT mas. Pak Kades maupun pihak Desa tidak ada memotong program BPNT,”ucapnya dihadapan awak media.

Ditempat yang sama, YN (50), selaku penerima program BPNT juga mengatakan hal yang sama, yaitu pemberian tersebut merupakan keikhlasan dan suka rela pada yang tidak mendapatkan program BPNT.

“Ya, saya berikan itu dengan rasa ikhlas dan suka rela kok mas dan bukan unsur paksaan dari KPM maupun pihak desa. Semoga pemberian saya dan beberapa warga yang ikut membantu memberikan, bisa bermanfaat kepada yang tidak mendapatkan BPNT,”tuturnya.(Tgh)

Comments are closed.