Loloskan Panwascam yang diduga Cacat Administrasi, LSM LPPAS-RI Surati Bawaslu

9
296
Loloskan Panwascam yang diduga Cacat Administrasi, LSM LPPAS-RI Surati Bawaslu

Nias Utara, Nawacitapost –Munculnya polemik ditengah – tangah publik ketika salah seorang oknum calon panwascam berinisial WZ lolos sebagai anggota panwascam Lotu, hal ini diketahui setelah adanya penetapan pengangkatan WZ sebagai anggota Panwascam di kecamatan Lotu.

Yason Harefa selaku koordinator LSM LPPAS-RI di Nias, mengatakan kepada wartawan nawacitapost, Kamis (19/3/20) bahwa DPP LSM LPPAS-RI telah menyurati Bawaslu Nias Utara tertanggal 16/3/2020, perihal permohonan penjelasan pengangkatan Sdr. Wa’ozatulo Zendrato, S.IP., M.IP sebagai Panwascam Kecamatan Lotu, dengan nomor 01/DPP/LSM- LPPAS – RI/III/2020.

Lebih lanjut Yason mengatakan bahwa pasca penetapan saudara WZ sebagai anggota Panwascam ditemukan dugaan kelengkapan administrasi tidak lengkap.

“Kalau berpedoman pada persyaratan pendaftaran sebagai calon Panwascam, ada beberapa tahapan yang harus diikuti oleh para calon, seperti : pendaftaran dan penerimaan berkas, dimulai pada tanggal 27/11/2019 s/d 3/12/2019, kemudian penelitian kelengkapan berkas persyaratan administrasi pada tanggal 27/11/2019 s/d 4/12/2019, serta pengumuman perpanjangan waktu pendaftaran pada tanggal 5/12/2019, dan ada satu lagi syarat penting yaitu para calon berdomisili di kabupaten Nias Utara, dan syarat lainnya yang sudah dituangkan pada pengumuman pendaftaran calon anggota panwascam nomor. 011/Bawaslu-Prov.SU-15/POKJA/KP.01.00/XI/2019,” jelas Yason.

“Munculnya dugaan pengkondisian kepada saudara WZ untuk ditetapkan sebagai anggota panwascam, karna diketahui sebelumnya bahwa saudara WZ ini tinggalnya diluar daerah dan diduga sudah berkeluarga bahkan sudah punya anak. Dan baru diterbitkan KTP elektronik di Disduk Nias Utara pada tanggal 10/12/2019, dengan status belum menikah.
Jadi dari identitas saudara WZ yang berstatus belum menikah itu saja, dinilai sudah berbohong,”tambahnya.

Yason menjelaskan batas waktu penelitian kelengkapan administrasi sudah cukup lama untuk diberi kesempatan dari tanggal 27/11/2019 sampai tanggal 4/12/2019,sementara KTP saudara WZ baru terbit pada tanggal 10/12/2019.

“Artinya kelengkapan administrasi saudara WZ yang sudah sangat terlambat tersebut dianggap gugur. Jadi kita jangan melaksanakan tugas yang sudah dipercayakan kepada kita dengan rasa kemanusiaan, hubungan saudara, atau tenggang rasa, tapi kita betul-betul menerapkan dan mengikuti aturan yang ada dan berlaku adil,”tegas Yason.

Ditempat terpisah, ketika wartawan nawacitapost konfirmasi dengan ketua Bawaslu Nias Utara, Memori Zendrato yang didampingi Aidirahman Tanjung, dan Oibuala Laia diruang kerjanya, Kamis (19/3/20). Memori membenarkan bahwa surat dari LSM LPPAS-RI telah diterima.

“Benar, kita sudah menerima surat dari LSM LPPAS-RI dan kita masih proses isi suratnya dengan berkoordinasi kepada Bawaslu Provinsi, dan secepatnya kita membalas surat tersebut secara resmi. Selanjutnya perlu kami klarifikasikan bahwa terkait jadwal pendaftaran dan pemberkasan para calon panwascam, belum ada keterlambatan penyerahan persyaratan tersebut artinya semua para calon melakukan pendaftaran dan pemberkasan sudah sesuai dengan waktu yang telah kita tentukan,” terang Memori.

Memori mengatakan, terkait dengan masalah saudara WZ, dia sudah mengajukan pendaftaran sesuai waktu yang telah ditentukan dan belum ada keterlambatan, sehingga KTP yang baru diterbitkan pada tanggal 10/12/2019, sebelumnya saudara WZ telah membuat surat pernyataan untuk melengkapi persyaratan yang dibutuhkan.

“Jadi kalaupun ada terdapat kesalahan pada administrasi seperti perbedaan tahun lahir di KTP dengan ijazah, atau ada kesalahan administrasi lainnya, kita masih memberi luang waktu untuk memperbaharuinya, dan semuanya itu kita berlakukan sama kepada seluruh peserta tanpa diskriminasi,”ucapnya.

reporter : Ibezanolo Zega

Comments are closed.