Selasa, 2 Juni 2026

Jika Corona di Ibu Kota Terus meningkat, Walikota Bekasi Larang Warga ke DKI Jakarta

Photo Author
Martin, Nawacita Post
- Kamis, 19 Maret 2020 | 09:54 WIB
Bekasi,  Nawacitapost Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi berencana melarang warga ke DKI Jakarta jika wabah virus Corona (COVID-19) di Ibu Kota terus meningkat. Keputusan itu diambil guna menghambat laju penyebaran virus Corona.

"Saya melarang warga saya untuk melakukan aktivitas ke Jakarta itu saat jumlah (pasien positif Corona) yang ada di Jakarta meningkat, tapi dua hari ini saya lihat masih tetap, masih stagnan, dan mudah-mudahan itu menjadi titik dominasi," ujarnya kepada wartawan, Rabu (18/3/2020).

Rahmat mengatakan sebagian besar warga Bekasi beraktivitas di Jakarta. Meski demikian, langkah tegas mesti diambil pemda untuk memutus rantai penyebaran virus Corona.

Baca Juga : Gubernur Jabar Klaim Telah membuat Rencana Penanganan Jika Covid-19 Capai 500 -1.000


Salah satu langkah yang akan diambil jika wabah Corona di DKI Jakarta terus meningkat adalah membatasi akses warga Bekasi ke Jakarta. Namun Pepen--sapaan akrabnya--tidak memerinci kapan wacana itu akan direalisasikan.

"Dari 2,4 juta warga Bekasi dan 60 persen melakukan aktivitas di Jakarta, saya sampaikan saya harus mengambil keputusan pahit terhadap warga saya walau saya tahu dari kerja itu ada sumber penghasilan, tapi pemerintah memberikan kelonggaran 14 hari masa lock tersebut untuk kebaikan kita semua, kebaikan warga Kota Bekasi, dan kebaikan warga masyarakat Jakarta," ucap Pepen.

Dalam kesempatan yang sama, Pepen menegaskan sampai saat ini tidak ditemukan kasus pasien positif Corona di Kota Bekasi. Ia memastikan kasus pasien positif Corona itu berada di wilayah Kabupaten Bekasi.

"Kita dapat pemberitahuan ada positif Corona, warga Bekasi. Nah, Bekasinya itu saya kasih label, beliau tanggal di Kabupaten Bekasi, hanya aktivitasnya ada di Kota Bekasi, letaknya di Kecamatan Mustika Jaya. Sampai saat ini kita masih negatif," ujar Pepen.


 

Editor: Martin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini