Dodi A Saputra Pastikan Pelayanan di Kelurahan Kerinci Timur Berjalan Seperti Biasanya

1
274
Dodi A Saputra Pastikan Pelayanan di Kelurahan Kerinci Timur Berjalan Seperti Biasanya

PELALAWAN, Nawacitapost– Camat Pangkalan Kerinci, Dodi A Saputra memastikan pelayanan berbagai pengurusan administrasi masyarakat di Kantor Pemerintahan Kelurahan Kerinci Timur, akan berjalan seperti biasanya.

Pascah penahanan Lurah Kerinci Timur inisial EA oleh Kejaksaan Negeri, Kabupaten Pelalawan, pada Hari Selasa 17 Maret 2020, dipastikan pelayanan di Kelurahan Kerinci Timur Kecamtan Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan, dipastikannya akn berjalan seperti biasanya.

Demikian hal ini disampaikan Camat Pangkalan Kerinci, Dodi A Saputra saat dikonfirmasi media ini diruang kerjanya, Rabu (18/3/2020).

Dodi A Saputra menyebut kasus yang melibatkan Lurah Kerinci Timur ini merupakan kasus gratifikasi pengurusan Surat Keterangan Ganti Rugi (SKGR) Tanah pada Bulan Oktober 2014 silam dengan sakaan membantu Kepala Desa Sering Sdr. HM Yunus K (terpidana) dalam pembuatan Surat Keterangan Ganti Rugi (SKGR) ketika itu.

Mengenai pelayanan di Kantor Pemerintahan Kelurahan Kerinci Timur, akan berjalan seperti bisanya. Pagi tadi sekitar pukul 10:30 Wib sudah kita lakukan pembagian tugas staf-staf kelurahan dalam hal pelayanan sebelum adanya Bupati Pelalawan menunjuk Pejabat Pelaksanaan Tugas (Plt) Lurah.

“Iya benar, ada hal-hal pelayanan yang tidak dapat dilakukan oleh staf-staf kelurahan. Surat-surat yang tidak dilakukan dengan kehati-hatian adalah pengurusan surat-surat yang sifatnya diragukan,” jelasnya.

Baca Juga : China Mengaku Berhasil menemukan Vaksin Virus Corona atau COVID-19

Jika ada masyarakat yang melakulan pengurusan surat-surat yang sifatnya diragukan dan staf-stf kelurahan harus dikoordinasikan segera demi menimalisir imets dan salah kaprah masyarakat bila misalnya ada pengurusan SKGR.

Sudah ada kita bagi-bagi tugas, “pagi tadi, kita sudah memberikan pengertian kepada seluruh staf untuk membagi-bagi tugas karena keinginan kita agar pelayanaan dikantor lurah tidak sampi lumpuh,” ucapnya.

Mengenai Plt, merupakan kebijakan pemerintah yang didelegasikan dengan Pimpinan atau Bupati untuk memilihnya. Surat pemberitahuan dari Kejaksaan belum kita tahu kalau sudah sampai kepada bupati. Nanti kita tanyakan informasinya dan jika sudah sampai surat pemberitahuan baru diusulkan Plt. Lurahnya. Tidak ada cerita masalah limid penunjukkan plt karena hal seperti ini kebutuhan yang situasional.

“Ya, sesuai informasi, Lurah Kerinci Timur ini sudah mengajukan surat penangguhan penahanan kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) melalui kuasa hukumnya. Tapi, untuk memastikannya, baiknya rekan-rekan wartawan konfirmasi saja kepada kuasa hukumnya,” kata Dodi A Saputra mengakhiri. (Yul)

 

Comments are closed.