KPUD Surabaya Terindikasi Tidak Netral dalam Pilkada 2020

1
145
KPUD Surabaya Terindikasi Tidak Netral dalam Pilkada 2020
Screnshot dari Instagram KPUD yang tersambung dengan foto-foto calon di Pilkada Surabaya 2020

Surabaya NAWACITAPOST – Pilkada 2020 belumlah sampai tahapan pendaftaran calon, namun sebuah akun resmi official KPUD kota surabaya sudah mencantumkan hastag #pilwalisurabaya2020. Yang menarik, jika hastag tersebut dibuka akan memuat berita foto- foto yang terpaut dalam Hastag tersebut, dan saat ini yang lebih dominan adalah foto-foto kegiatan salah satu kandidat Bacawali kota Surabaya 2020.

Samsurin Welangon ketua DPC PBB Kota Surabaya menyayangkan karena tahapan Pilkada belum sampai disitu dan tidaklah etis apabila KPUD sebagai penyelenggara Pemilu sengaja atau tidak melakukan hal itu.

“Hastag tersebut saya baru lihat kemaren pada tanggal 6 maret 2020 ironisnya pada unggahan yang memuat berita tentang rapat kode etik yang di selenggarakan oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu dibawahnya terdapat hastag #pilwalisurabaya2020 yang kalau diklik nyambung ke foto-foto kegiatan kampanye Bacawali dan didominasi oleh inisial MA,” ujar Surin disela kegiatannya. (Sabtu, 7/2/20)

Ini kan aneh, katanya, wong KPUD Kota surabaya belom membuka pendaftaran dan pengumuman calon kok KPUD surabaya sudah membuat hastag #pilwalisurabaya2020.

Lanjut Surin, meski ada foto-foto yang lain, Hastag tersebut rentan dimanfaatkan untuk kampanye terselubung mensosialisasikan foto-foto seseorang yang bisa di pastikan nanti jadi kandidat.

Surin menilai Hastag tersebut sudah mengingkari peraturan kpu sendiri tentang tahapan kampanye.

“Jika hastag itu dipakai seseorang untuk kampanye, KPUD surabaya dan seseorang yang memanfaatkan hastag tersebut berarti mencuri start kampanye. Ini harus di luruskan agar tahapan pilkada ini tidak kacau balau,” Tegasnya.

Harusnya kalau mau sosialisasi pilwali itu tentang tahapannya, atau ajakan agar masyarakat meningkatkan kesadaran untuk memilih atau tidak golpul.

“Hastag tersebut menimbulkan multi tafsir, orang berfikir macam macam soal netralitas kpud surabaya,” ujarnya.

Ini perlu di pertanyakan sikap KPUD Surabaya, apa masih menjaga independensinya, kok terkesan tidak netral dan kelihatan berpihak dengan salah satu orang yang akan mencalonkan maju di pilwali kota surabaya 2020 ini.

Surin pun berharap Bawaslu kota surabaya, Dewan Kehormatan Penyelengara Pemilu segera mengkonfirmasi hal tersebut, jangan sampai ada unsur kesengajaan, ujar ketua DPC PBB Kota Surabaya ini.

” Untung saya saya sceenshot tayangan tersebut sehingga menjadi bukti kalau KPUD kota surabaya saya anggap tidak netral, dan sebagai masyarakat surabaya saya sangat kecewa dengan kinerja KPUD surabaya ini yang tidak berhati hati, kalau nantinya terbukti para komisioner KPUD surabaya sengaja melakukan itu, ya harus di ganti semua petugas kpud surabaya,” Tegas Samsurin. (NW)

Comments are closed.