Permintaan untuk Graduasi Berdikari Sejahtera direspon positif oleh PKH Kota Gunungsitoli sebagai wujud nyata keberhasilan PKH dalam memberdayakan KPMnya. Sebagai bentuk apresiasi dilaksanakan kunjungan langsung ke rumah KPM Adisia Laoli pada hari Jumat, 6 Maret 2020. Kunjungan dihadiri langsung oleh Ketua PKH Kota Gunungsitoli, Camat Kecamatan Gunungsitoli (yang diwakili Kasie Pelayanan), Kepala Desa Ononamolo I Lot, dan Koordinator Kota bersama Pendamping Sosial PKH Kota Gunungsitoli.
Pada kunjungan tersebut, David M. Hulu Ketua PKH Kota Gunungsitoli yang juga merupakan Kepala Bidang Linjamsos Dinas Sosial Kota Gunungsitoli menyampaikan apresiasi kepada KPM Adisia Laoli dan keluarga atas kesadaran dan keberhasilan keluar dari garis kemiskinan melalui Graduasi Berdikari Sejahtera dari PKH. “Desa Ononamolo I Lot adalah yang paling banyak Graduasi di Kota Gunungsitoli, artinya Ononamolo mulai meninggalkan kemiskinan. Kiranya hal ini menjadi contoh bagi KPM kita yang lainnya, bahwa harus bisa keluar dari kemiksinan. Kalau terus menganggap diri kita miskin, nanti berkat akan menjauh dari kita”, pungkasnya.
Baca Juga : Rasidah Buka Stand Bazar MTQ Kecamatan Sungai Mandau Kab. Siak
Sejalan dengan hal itu, Camat Gunungsitoli Selatan yang diwakili Kasie Pelayanan juga menyampaikan apresiasi kepada keluarga yang graduasi. Apresiasi juga disampaikannya kepada Dinas Sosial Kota Gunungsitoli melalui Pendamping Sosial atas kerja keras dalam membantu masyarakat miskin; “Kiranya Dinas Sosial melalui PKH semakin berkarya memberantas kemiskinan di Kota Gunungsitoli”. Begitu juga dengan Kepala Desa Ononamolo I Lot yang menyampaikan apresiasi serupa. Kepala Desa menyatakan akan terus memfasilitasi mendukung kegiatan PKH dalam membantu masyarakat.
Di akhir pertemuan, Adisia Laoli menyampaikan terima kasih atas adanya PKH yang dirasakan sangat membantu masyarakat menjadi lebih baik. Adisia Laoli menyatakan bahwa dia meminta graduasi dari PKH secara sukarela, karena tingkat perekonomian keluarga menjadi lebih baik. Terima kasih PKH.
Reporter : Jurdil Laoli (Nawacita, Gunungsitoli).