Kasatpol PP Pelalawan H. Abu Bakar Tutup dan Segel 2 Tempat Judi Berkedok Permainan Gelper

13
202
Pelalawan, NAWACITA - Puluhan Personil Satuan Polisi Pamong Praja dibawah Pimpinan Kasatpol PP Kabupaten Pelalawan, H.Abu Bakar, didampingi Kabid Trantibum Ahmad Fauzi Nasution, melakukan penyegelan dua Tempat praktek Perjudian berkedok Gelper di Jln.Lintas Timur, Kecamatan Pkl Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, (17/2/2020).
Kasatpol PP Pelalawan H. Abu Bakar Tutup dan Segel 2 Tempat Judi Berkedok Permainan Gelper

Pelalawan, NAWACITA – Puluhan Personil Satuan Polisi Pamong Praja dibawah Pimpinan Kasatpol PP Kabupaten Pelalawan, H.Abu Bakar, didampingi Kabid Trantibum Ahmad Fauzi Nasution, melakukan penyegelan dua Tempat praktek Perjudian berkedok Gelper di Jln.Lintas Timur, Kecamatan Pkl Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, (17/2/2020).

Tempat praktek perjudian yang di segel oleh Satuan Polisi Pamong Praja Pelalawan ini yakni Aneka Zone dan E-Zone di Swalayan Mandiri yang penyegelannya dipimpin langsung oleh Kasat Pol PP, H.Abu Bakar didampingi Kabid Trantibum Ahmad Fauzi Nasution dan puluhan anggota personil Satpol PP.

Baca Juga: Proyek GOR Type B Rengat Bermasalah, LBH Bernas Riau Harapkan Kejari Inhu Periksa PPK dan Kontraktor

Pantauan wartawan dalam aksi penyegelan mesin Gelper Aneka Zone yang dan Mesin GelpernE-Zone di Swalayan Mandiri ini, terlihat para pengunjung di tempat itu, berhamburan keluar karena sontak kaget kedatangan puluhan personil Satpol PP berseragam pakaian PDL penegak perda Pemda Pelalawan.

Kasatpol PP, H.Abu Bakar yang didampingi Ahmad Fauzi Nasution sebelum melakukan penyegelan. Pihaknya memberikan penjelasan tentang tujuan kehadiran mereka ditempat itu, merupakan perintah Bupati Pelalawan.

Manager Aneka Zone bernama Acai yang sedang berada di Lantai II pada aksi penyegelan itu, Kasatpol PP H.Abu Bakar meminta Acai untuk turun dalam hal menyampaikan aksi penutupan usahannya yang diduga kuat menyalahi izin yang diperoleh.

Atas persetujuan dan kebersedian pemilik Usaha Aneka Zone ini turut membubuhi tanda tangan dalam surat pernyataan suatu bukti persetujuan bahwa usah gelpernya ditutup dan disegel.

Adapun jumlah mesin Gelper yang di Segel dalam aksi penutupan usaha Judi berkedok permainan gelper tersebut sebanyak 8 unit mesin berjenis tembak-tembak ikan.

Selanjutnya Kasatpol PP seusai menyegel sejumlah mesin milik Aneka Zone ini dan langsung bergerak menyebrang Jalan menuju Swalayan Mandiri untuk melakukan aksi penyegelan serupa.

Ditempat Swalayan Mandiri ini juga dilakukan penyegelan sebagai tindak lanjut dari berbagai informasi bahwa di Aneka Zone dan E-Zone di Swalayan Mandiri memiliki mesin tembak-tembak ikan yang sama di Aneka Zone digunaka pemilik untuk praktek perjudian berkedok Gelper.

Ditempat yang sama inisial WS kepada media ini mengatakan, dengan tempat Perjudian di Aneka Zones dan E-Zine di Swalayan Mandiri ini sudah di Segel dan ditutup oleh Satpol PP Pelalawan. Itu suatu hal yang baik dalam mengurangi angka kejahatan (pencurian) diwilayah hukum Polres Pelalawan.

Menurut WS, sejak Perjudian Gelper ini dibuka di Kota Pkl Kerinci, Kabupaten Pelalawan Riau, banyak kejadian-kejadian kehilangan kepada masyarakat seperti hewan-hewan peliharaan dan barang-barang yang terletak diluar rumah seperti mesin genset dan mesin air (Sanyo). “Ini diduga pemicu kejahatan ini karena modal para pelaku untuk bermain judi gelper,” katanya.

Baca Juga: 8 Rumah Warga dan 1 Unit Mobil Hangus Terbakar di Tualang

Hal yang sama disampaikan inisial AJ menyebut keberadaan Aneka Zone dan E-Zone di Swalayan Mandiri itu sangat didukung jika Satpol PP menutup habis tempat perjudian berkedok Gelper itu.

Dikatakan AJ, sejak keberadaan Judi Gelper ini banyak membawa musibah dalam kelurga pecandu judi ini. Terus terang saya sampaikan bahwa saya sudah banyak kalah di tempat ini. Paling sedikit satu hari menghabiskan uang di tempat ini 5 juta per hari bahkan pernah saya kalah mencapai 15 juta.

“Harapan saya, jika pemerintah daerah komitmen dan tidak melayani permohonan izin bagi pengusaha itu karena bertantangan dengan program Bupati H.M.Harris yang mengentaskan kemiskinan di daerah ini,” jelas AJ, sembari mengakui para kontraktor sukses dan oknum Kades maupun Oknum Polisi yang hancur akibat Judi Gelper ini.

Lebih lanjut AJ mengatakan, Judi bekerdok Gelper ini, memiliki hantu pengikat bagi orang yang sudah mencobanya. Orang yang sudah candu sangat sulit berhenti. Bahkan pengunjungnya yang misalnya tidak mempunyai modal untuk bermain dan rela bertahan dari pintu dibuka hingga sampai ditutup. (Yul)

Comments are closed.