3 Aspek Pembangunan Pada RKPD Nias Selatan Tahun 2021

0
187
Nias Selatan, NAWACITA - Lima Kecamatan di Wilayah III, yakni Kecamatan Somambawa, Lahusa, Sidua'ori, Mazino, dan Toma Gelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Munresbang) RKPD Tahun 2021.
3 Aspek Pembangunan Pada RKPD Nias Selatan Tahun 2021

Nias Selatan, NAWACITA – Lima Kecamatan di Wilayah III, yakni Kecamatan Somambawa, Lahusa, Sidua’ori, Mazino, dan Toma Gelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Munresbang) RKPD Tahun 2021.

Munresbang RKPD Kabupaten Nias Selatan (Nisel) itu dilaksanakan di gedung Gereja BNKP Laowi Kecamatan Somambawa, Jumat (14/2/2020).

Dalam acara tersebut, turut hadir Bupati Nisel yang diwakili oleh asisten II Martinus Halawa, staf ahli, Kadis Perakim Ir. Yudika Duha, Kadis DKP, Plt. Kaban Bappeda Abdiel S. Amazihono, dan para anggota DPRD Nisel Daerah Pemilihan 5, Samahato Buulolo, Nurlimawati Loi, Jon Ken Li Laia, Wati Loi, dan Alternatif Bago.

Selain itu, juga dihadiri oleh seluruh Camat wilayah III, para Sekcam, Kapolsek Lahusa, Danramil Lahusa, Korwil Cabang Pendidikan, UPTD kesehatan, Kepala sekolah, Kepala Desa dan BPD Se -wilayah III, tokoh masyarakat.

Baca Juga: Warga Semakin Sadar Berdemokrasi, Pemilihan BPD Desa Fadoro Sukses

Mewakili tokoh masyarakat, A. Liber Laia mengatakan bahwa untuk mewujudkan pembangunan diwilayah III ( 5 Kecamatan )ini, mari kita Solid dalam pembangunan.

” Dilima wilayah ini, mari kita tetap solid dalam hal pembangunan demi kepentingan masyarakat banyak”,Tutur tokoh masyarakat itu.

Ia juga mengucapkan selamat kepada Bupati Nisel yang telah membangun dan semoga kedepan Tuhan memberkati disetiap rencananya.

Mewakili Ketua DPRD Nisel, Samahato Buulolo mengatakan bahwa Munresbang kecamatan adalah salah satu kesempatan emas dan peluang yang sangat baik kepada masyarakat untuk menyampaikan hal – hal usulan prioritas pembangunan disetiap desa, Ucap Politisi PDI Perjuangan itu.

Anggota DPRD Nisel dari Fraksi PDI Perjuangan itu berharap agar seluruh Kepala Desa dapat mengikuti musyawarah itu, sebab saat ini hasil Munresbang benar – benar dilaksanakan, lain dulu bisa kotak katik, namun saat ini sangat jauh berbeda.

Sekarang, untuk menentukan pembangunan di kabupaten nisel harus didasari dengan hasil usulan melalui Munresbang tingkat desa, kecamatan, dan kabupaten dan didukung oleh Bappeda, Ucap Buulolo.

Ia juga berharap agar peserta Munresbang dapat mengikuti acara tersebut agar tidak sia – siakan, dan jangan kita samakan Munresbang sebelumnya, mari kita usulkan prioritas pembangunan disetiap desa kita baik secara tertulis maupun secara usul langsung melalui acara ini.

Jika kita butuh pembangunan, mari kita bersatu, satu pendapat, satu langkah dan satu persepsi dan apa yang baik mari kita lanjutkan dan yang tidak baik kita tinggalkan.

Bupati Nisel dalam arahannya yang disampaikan oleh Asisten II Martinus Halawa mengatakan bahwa Munresbang Kecamatan hari ini adalah salah satu tahapan dalam penyusunan rancangan kerja pembangunan pemerintah daerah yang diatur dalam UU No. 25 Tahun 2004 Tentang Susunan Program Kerja Nasional.

Baca Juga: Mantan Kades Orahuahili AN, Salah Gunakan DD untuk Pembangunan Desa Lain

Lebih lanjut, Ia menjelaskan bahwa Munresbang Kecamatan di wilayah 3 yang dilaksanakan hari ini, bertujuan untuk penajaman, penelarasan, klarifikasi dan kesepakatan usulan rencana kerja pembangunan Desa, kelurahan yang di integrasikan dengan prioritas pembangunan daerah yang tetap diperhatikan rencana pembangunan daerah kab. Nisel 2016 – 2021, Jelasnya.

Tahun 2021 merupakan tahun ke-5 bagi pemerintah kab. Nisel dalam mengupayakan pencapaian visi – misi “Mewujudkan masyarakat yang maju, sehat, dan cerdas dengan kepemimpinan yang melayani, jujur dan sederhana, tutur Halawa.

Oleh sebab itu, Munresbang RKPD tahun ini merupakan momen bagi para camat, peserta dan seluruh kades, tokoh masyarakat diwilayah 3 untuk melakukan musyawarah RKPD 2021 demi mewujudkan visi misi pemda kab. nisel tahun 2016 – 2021.

Melalui forum Munresbang RKPD diharapkan agar muncul beberapa hasil kesepakatan yang bersumber dari pemerintahan desa, usulan kecamatan dan diusulkan dikabupaten, dimana pembiayaannya bersumber dari APBD Nisel, APBD Provinsi, dan Dana Alokasi Khusus (DAK) maupun APBN TA. 2021, Tutur Halawa.

Martinus Halawa menyebutkan bahwa Gambaran Umum RKPD 2021 Kabupaten Nisek, ada tiga aspek pembangunan yaitu aspek pembangunan ekonomi, aspek pembangunan infrastruktur, dan aspek pembangunan SDM.

Selain 3 aspek tersebut, Halawa menjelaskan bahwa ada 7 prioritas pembangunan daerah yang terdiri dari : Pemeliharaan dan Kenyamanan Lingkungan, Peningkatan Peran Generasi Muda terhadap pembangunan daerah, Pengembangan Kepariwisataan, Membangun perikanan dan kelautan, membangun pertanian dan perkebunan, peningkatan kualitas dan kwantitas infrastruktur dan mitigasi bencana, menutaskan pembangunan daerah 5 tahun.

Penetapan ketujuh prioritas tersebut merupakan bagian dari strategi pemda untuk menjawab isu – isu strategis tahun 2021, yaitu : meningkatkan pendapatan perkapita masyarakat, meningkatkan hasil produksi dan produktifitas hasil pertanian dan perkebunan, perlu pembangunan infrastruktur untuk menunjang konektifitas baik darat maupun laut, Ucap Halawa.

Riswan Gowasa (Nawacitapost, Nias Selatan)