Mantan Kades Orahuahili AN, Salah Gunakan DD untuk Pembangunan Desa Lain

0
46
Medan, NAWACITA - Pelaksanaan DD 2019 Desa Orahua-Hili Kec. Mazo Kab. Nias Selatan telah di salah peruntukan pembangunan fisik oleh Pj. Kades Orahua-Hili Kec. Mazo dengan  membuka badan jalan sepanjang 600 Meter di Desa  Ulu Idane Dua,
Mantan Kades Orahuahili AN, Salah Gunakan DD untuk Pembangunan Desa Lain

Medan, NAWACITA – Pelaksanaan DD 2019 Desa Orahua-Hili Kec. Mazo Kab. Nias Selatan telah di salah peruntukan pembangunan fisik oleh Pj. Kades Orahua-Hili Kec. Mazo dengan  membuka badan jalan sepanjang 600 Meter di Desa  Ulu Idane Dua, Kec. Sidua Ori. Hal ini dikatakan Bajarman Laia, salah seorang tokoh masyarakat Desa Orahua Hili Kec. Mazo, Kab. Nias Selatan kepada media nawacitapost pada 12/02/2020, yang lalu.

Bajarman Laia

Bajarman mengatakan  DD 2019 pada tahap pertama Pj. Kades Aronasokhi Ndruru telah mengalokasikan pembukaan badan jalan sepanjang 600 meter di Desa  Ulu Idano Dua Kec. Sidua ori tanpa ada musyawarah di desa Orahauhili.

“Ini lelucon, dana desa Orahuahili  diperuntukan untuk membangun desa lain walaupun di desa Orahuahili sendiri masih membutuhkan sentuhan pembangunan, dan desa Ulu Idano Duo sudah beda Wilayah Kecamatan, apalagi wilayah Desa”, jelas Bajarman.

Baca Juga: Gubsu dan Kapoldasu Hadiri Rapat #SaveBabi di DPRD

“Belum lagi masalah yang terjadi di lapangan  pemasangan batu yang sembarang, ukuran lebar jalan yang berbeda-beda serta pembukaan badan jalan yang terputus-putus. Yang jelasnya amburadul, asal jadi pelaksanaannya”.

Bajarman menambahkan bahwa dia salah satu yang mengerjakan pembukaan badan jalan sepanjang 50 Meter dengan upah Rp. 16.000/meter. Sehingga kalau ditotal seluruhnya, tahap pertama DD 2019 hanya diperuntukan untuk pembangunan fisik sebesar Rp. 9.600.000 dari tahap pertama DD 2019 sebesar Rp. 300.000.000,-

“Tahap Kedua sesuai hasil musyawarah desa Orahuahili  yang diperuntukan untuk pembangunan pengerasan jalan sepanjang 450 Meter. Tapi pelaksanaan hanya 350 meter. Ada penyunatan volume fisik  di tengah jalan. Sangat luar biasa. DD 2019 sepertinya  mempergunakan  uang pribadi dari Pj. Kades”, jelas Bajarman.

BPD & APARAT Desa Mengeluh Honor/Tunjangan
Pj. Kades Orahuahili An. Aronasokhi Ndruru

Sampai selesai Pelaksanaan DD 2019, Beberapa Aparat Desa  dan termasuk BPD Desa Orahuahili, belum dibayarkan Honor dan tunjangannya. Mengapa hal ini bisa terjadi. Menurut Bajarman Laia, DD 2019 sudah selesai dilaksanakan sehingga ada alasan dari Pj. Kades Orahuahili bahwa Dana sudah tak ada lagi.

Hal ini juga dibenarkan oleh KAUR Perencanaan Sudarman Laia yang mengatakan bahwa tunjangan kami bertiga yaitu Kaur Perencanaan, Kaur Keuangan dan Kaur kesejahteraan dari Bulan Agustus 2019 sampai dengan  Bulan Desember 2019 belum dan tidak dibayar oleh Pj. Kades Orahuahili An. Aronasokhi Ndruru tanpa alasan yang jelas.

Perlu saya tambahkan informasi bahwa Ketua BPD periode 2017-2019 atas nama Faigiziduhu Laia sejak menjabat sampai serah terima jabatan dengan Ketua BPD Baru atas nama Bowoaro Laia tidak pernah menerima honor atau tunjangan jabatan. Sama halnya dengan Ketua BPD baru, sejak bulan Agustus 2019 sampai dengan bulan Desember 2020  tidak pernah menerima honor. Jelas ini bukan tanggungjawab Kades yang baru, ntah apa yang merasuki Pj. Kades kami ini,  jelas Sudarman.

Handru, Medan-Sumatera Utara

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here