Ratusan Warga Desa Madula, Desak Camat Gunungsitoli Selesaikan Kisruh Pemilihan BPD

1
1069
Gunungsitoli, NAWACITA - Panitia Pemilihan BPD (Badan Permusyawarayaan Desa) Desa bersama Pemerintah Desa Madula Kec. Gunungsitoli, menyelenggarakan rapat penetapan tata cara pemilihan BPD di Balai Pertemuan Desa Madula. Minggu, 09 Februari 2020.
Ratusan Warga Desa Madula, Desak Camat Gunungsitoli Selesaikan Kisruh Pemilihan BPD

Gunungsitoli, NAWACITA – Panitia Pemilihan BPD (Badan Permusyawarayaan Desa) Desa bersama Pemerintah Desa Madula Kec. Gunungsitoli, menyelenggarakan rapat penetapan tata cara pemilihan BPD di Balai Pertemuan Desa Madula. Minggu, 09 Februari 2020.

Baca Juga: Jokowi akan Jatuh 2020?

Sesuai dengan informasi yang disampaikan kepada Tim Nawacita oleh warga Desa Madula Riki Zebua bersama dengan warga lainnya, mengungkapkan “bahwa benar ada pertemuan sore ini, berdasarkan undangan dari Panitia Pemilihan BPD Desa Madula tahun 2020, dengan agenda penetapan tata cara pemilihan”.

Namun, pada agenda penetapan tata cara pemilihan BPD, Panitia, Pemerintah Desa berbeda pendapat dengan warga desa terkait dengan tata cara pemilihan hingga terjadi kekisruhan di dalam pertemuan. “Benar ada perbedaan pendapat, Panitia Pemilihan BPD dan Pemerintah Desa (Kepala Desa) mengusulkan tata cara pemilihan masing – masing dusun, sedangkan warga mengusulkan pemilihan langsung secara keseluruhan dengan mekanisme pemungutan suara” ujar Riki Zebua.

Baca Juga: Perayaan Cap Go Meh di Kota Gunungsitoli Eratkan Harmoni Keberagaman Budaya

Warga lainnya membenarkan kejadian tersebut, salah satunya mengungkapkan “kejadian berawal dari Kepala Desa yang bertahan untuk tahapan pemilihan masing – masing dusun dengan mekanisme tidak langsung. Warga lainnya tidak sepakat, dengan alasan bahwa telah dibentuk Panitia dan sebaiknya Panitia melaksanakan pemilihan sebagaimana mestinya”.

Hingga saat ini, Video kericuhan pada pertemuan tersebut telah viral di media sosial (facebook). Oleh karenannya, warga Desa Madula khususnya Dusun V mendesak Camat Gunungsitoli untuk segera menyelesaikan kekisruhan ini.

Dari informasi yang di dapatkan Tim Nawacita, melalui pesan elektronik, Camat Gunungsitoli Mario Zebua menyampaikan bahwa informasi kekisruhan tersebut telah dilaporkan oleh warga. “Tadi saya (camat) telah dihubungi melalui seluler oleh warga, dan Senin, 10 Februari 2020 akan kami tindaklanjuti untuk verifikasi langsung di desa”, ungkap Camat Gunungsitoli.

Alexius Telaumbanua