Pertumbuhan Kredit Perbankan di Sumut Mencapai 423,83 Triliun

3
254
Medan, NAWACITA - Rapat tahunan industri jasa keuangan 2020, kantor Otoritas Jasa Keuangan Regional 5 Sumatera Bagian Utara (OJK KR 5 Sumbagut) dengan membawa slogan “Ekosistem Keuangan Berdaya Saing untuk Pertumbuhan Berkualitas”, perkembangan terkini industri jasa keuangan di Sumbagut tahun 2019 dengan pertumbuhan positif, didukung tingkat pemodal dan likuiditas memadai. Serta tingkat resiko yang terkendali.
Pertumbuhan Kredit Perbankan di Sumut Mencapai 423,83 Triliun

Medan, NAWACITA – Rapat tahunan industri jasa keuangan 2020, kantor Otoritas Jasa Keuangan Regional 5 Sumatera Bagian Utara (OJK KR 5 Sumbagut) dengan membawa slogan “Ekosistem Keuangan Berdaya Saing untuk Pertumbuhan Berkualitas”, perkembangan terkini industri jasa keuangan di Sumbagut tahun 2019 dengan pertumbuhan positif, didukung tingkat pemodal dan likuiditas memadai. Serta tingkat resiko yang terkendali.

Pertumbuhan kredit perbankan di Sumbagut 2019 tumbuh senilai 4,31 persen dari 2018 atau capaian Rp423,83 triliun. “Pertumbuhan kredit ini tentu di dorong dengan naiknya kredit investasi sebesar 10, 13 persen,” papar Kepala OJK KR 5 Sumbagut, Yusup Ansori di Medan, Selasa (4/2/20).

Baca Juga: Kasatpolair Polres Sergai Bersama Syahbandar Lakukan Antisipasi Laka di Perairan

Menurut dia, penyaluran kredit masih tumbuh cukup signifikan dan menggembirakan karena diiringi risiko kredit terkendali dari rasio Non Performing Loan (NPL) sebesar 2,76 persen.

Hal ini di dukung dengan Dana Pihak Ketiga (DPK), maka perekenomian Sumbagut tumbuh positif sebesar 6,97 persen atau Rp456,95 trilliun. “Dengan perkembangan kredit serta DPK tersebut, kinerja intermediasi perbankan masih terjaga di level cukup tinggi dengan rasio Loan To Deposit Ratio (LDR) 92,75 persen,” ungkap Yusup Ansori.

Anggota Dewan Komisioner OJK, Tirta Segara menyebutkan, tahun 2020, OJK menargetkan penyaluran kredit perbankan bisa mencapai 11 persen plus minus 1 persen.

Menurutnya, diprediksi target itu akan bisa tercapai karena perbankan juga sudah membuat Rencana Bisnis Bank (RBB) dengan penyaluran kredit tumbuh 10 persen. Tentu dukungan perbankan untuk memenuhi kebutuhan kredit pengusaha masih sangat dibutuhkan. Bukan hanya untuk pengusaha besar dan menengah, tetapi juga usaha mikro dan kecil.

Acara yang turut di hadiri Wakil Gubernur Sunatera Utara (Wagubsu), anggota DPD RI, anggota DPR RI Komisi XI, para Bupati/walikota, anggota Forkompimda serta pimpinan instansi vertikal.

Tina, Medan Sumatera Utara

Comments are closed.