Kepada media nawacitapost, kepala dinas PUPR Nias Utara Bernand Nazara menjelaskan bahwa selain pengaspalan hotmix di Hilindruria Namohalu Esiwa, sedikitnya tiga paket pekerjaan hotmix dan satu paket pekerjaan urpil lainnya yang sudah kita putuskan kontrak, diantaranya: pengaspalan hotmix Hilindruria _ Namohalu Esiwa dikerjakan oleh CV IHAKA dengan progres mencapai 80 %.
Baca Juga: Kodim 0213 Nias dan Polres Nias, Laksanakan Apel Bersama
Pengaspalan hotmix Lasara _ Meafu dikerjakan oleh CV Sartika Karya Abadi dengan progres mencapai 40 %.
Pengaspalan hotmix Hiligodu _ Lombuza'ua dikerjakan oleh CV Usaha Belajar Mandiri dengan progres mencapai 82 %
Dan paket pekerjaan Urpil di Hiligawoni _ Bitaya dikerjakan oleh CV Karya Bintang Perkasa dengan progres mencapai 81 %.
Sehingga dengan pemutusan kontrak terhadap masing_masing rekanan, keempat perusahaan tersebut sudah masuk daftar hitam atau kita blacklist, jelas Bernand.
Selanjutnya pekerjaan pengaspalan hotmix yang sudah di base, kita ambil alih untuk melanjutkan pengerjaannya secara swakelola dan anggarannya diambil dari biaya pemeliharaan rutin, jadi kita sudah sediakan anggaran tersebut sekitar 2 hingga 3 miliar. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir, kita pasti tuntaskan pekerjaan pengaspalan hotmix dalam minggu ini, terang Bernand.
Ibezanolo Zega