Perayaan Natal Oikoumene Kota Gusit 2019, Miniatur Harmoni dalam Keberagaman

0
351
Gunungsitoli, NAWACITA - Pemerintah Kota Gunungsitoli melalui Panitia Natal Oikumene Tahun 2019 menggelar Perayaan Natal Oikumene Kota Gunungsitoli Tahun 2019 yang dipusatkan di Taman Ya’ahowu Kota Gunungsitoli dengan Tema “Hiduplah Sebagai Sahabat Bagi Semua Orang”
Perayaan Natal Oikoumene Kota Gusit 2019, Miniatur Harmoni dalam Keberagaman

Gunungsitoli, NAWACITA – Pemerintah Kota Gunungsitoli melalui Panitia Natal Oikumene Tahun 2019 menggelar Perayaan Natal Oikumene Kota Gunungsitoli Tahun 2019 yang dipusatkan di Taman Ya’ahowu Kota Gunungsitoli dengan Tema “Hiduplah Sebagai Sahabat Bagi Semua Orang” (bnd. Yohanes 15:14-15) dengan Pengkotbah Bapak Pdt. DR. Ronny Mandang Ketua Umum Pengurus Pusat Persekutuan Gereja-gereja dan Lembaga-lembaga Injili Indonesia (PGLII). Kamis 26 Desember 2019.

Walikota Gunungsitoli Lakhomizaro Zebua sebelum memulai sambutannya menyampaikan ucapan Selamat Hari Natal dan Tahun Baru dari Bapak Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi untuk warga Kota Gunungsitoli.

Baca Juga: Rekrutmen Panwascam Se-Kota Gunungsitoli Abaikan Prinsip Keadilan dan Transparansi

Mengawali sambutannya Walikota mengajak warga dengan penuh sukacita untuk memanjatkan Puji dan Syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa. “Di tengah sukacita Natal ini, perkenankan saya atas nama Pemerintah Kota Gunungsitoli serta atas nama pribadi dan keluarga menyampaikan Selamat Merayakan Hari Natal 25 Desember 2019 dan Selamat Menyongsong Tahun Baru 1 Januari 2020 kepada kita sekalian, semoga perayaan Natal tahun ini akan membawa kedamaian, kebahagiaan dan kesejahteraan bagi kita semua” ucap Walikota.

Walikota Gunungsitoli menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya kepada Ketua Panitia dan Pengurus Perayaan Natal Oikoumene Tahun 2019 yang berbeda dengan tahun sebelumnya. Selanjutnya beliau menyampaikan bahwa umat Kristiani sebaiknya tidak hanya bersahabat seiman melainkan juga bersahabat dengan umat beragama lainnya sebagaimana tema Natal tahun ini. “Kita harus menyadari bahwa Kota Gunungsitoli adalah Kota yang heterogen yang terdiri dari berbagai etnis dan agama, kita semua belajar mengembangkan kemampuan untuk menerima perbedaan dan mensyukurinya sebagai kekayaan kehidupan yang Tuhan anugerahkan bagi kita.

Hidup dalam ke-Bhinnekaan ibarat suatu kelompok paduan suara, ada yang bernyanyi dengan suara bass, tenor, sopran dan alto. Walaupun berbeda-beda suaranya, namun ketika menyanyikan lagu yang sama hasilnya terwujud harmoni, keindahan tercipta dari keragaman harmoni,” terang Walikota. Dengan kerukunan umat beragama Kota Gunungsitoli yang sudah terjalin selama ini, Walikota mengharapkan kepada semua pihak agar dapat terus menerus menjaga dan memeliharanya.

Baca Juga: Sakit Prostat dan Diabetes, Setya Novanto Dipindahkan ke LP Cipinang

Pada saat ini Pemerintah Kota Gunungsitoli sedang dan terus berbenah untuk menata Kota Gunungsitoli menjadi kota yang bersih, ramah, indah dan nyaman. Tanpa dukungan masyarakat tentu saja hal ini akan sulit diwujudnyatakan. “Perlu ada kesadaran individu dalam menjaga keindahan Kota Gunungsitoli dan ini merupakan tanggung jawab kita bersama,” kata Walikota. Walikota berharap kepada para tokoh agama dan umat Kristiani dan seluruh masyarakat yang hadir agar dapat menjadi pelopor dan mitra pemerintah dalam menyelesaikan berbagai kebijakan dan program pemerintah demi membangun Kota Gunungsitoli yang Maju, Nyaman dan Berdaya Saing.

Juga turut hadir memberikan sambutan dan pesan Natal Ketua BKAG Kota Gunungsitoli Pdt. Dorkas Orienti Daely, M.Th., Ketua DPRD Kota Gunungsitoli Yanto Ue dan Uskup Keuskupan Sibolga Mrg. DR. Anicetus B. Sinaga Ofm.Cap.

Perayaan ini diawali dengan prosesi memasuki area acara dan kemudian diisi dengan penampilan beberapa kelompok paduan suara, vokal group, tari, vokal solo dan diakhiri dengan acara Gebyar Natal.

Turut hadir Wakil Walikota Gunungsitoli Sowa’a Laoly bersama Nyonya, Forkopimda Kota Gunungsitoli antara lain Bapak Kapolres Nias Deni Kurniawan, Ibu Kajari Gunungsitoli Futin Helena Laoly, perwakilan Danlanal, Kepala Kantor Kementerian Agama RI, pimpinan BUMN, perwakilan Kepala Daerah se-Kepulauan Nias, pimpinan dan anggota DPRD Kota Gunungsitoli, Sekretaris Daerah se-Kepulauan Nias, Staf Ahli, Asisten, Kepala Perangkat Daerah beserta jajarannya, Ketua PGI Kota Gunungsitoli, perwakilan Dekanus Dekanat Nias, Ketua PGPI Kota Gunungsitoli, Ketua PGPI Kota Gunungsitoli, Ketua PGLII Wilayah Kepulauan Nias, pengurus dan anggota BKAG Kota Gunungsitoli, pimpinan Sinode se-Kota Gunungsitoli, Ketua FKUB Kota Gunungsitoli dan jajarannya, Ketua dan pengurus LPPD Kota Gunungsitoli, tokoh-tokoh masyarakat, tokoh-tokoh agama, dan tokoh-tokoh budaya se-Kota Gunungsitoli, Camat se-Kota Gunungsitoli beserta undangannya lainnya.

Alexius Telaumbanua (Nawacitapost, Gunungsitoli)