Lebih Setahun Posisi Wagub DKI Kosong, Ketua DPRD DKI Bosan Menunggu

3
181
Jakarta, NAWACITA -  Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi mengaku belum menerima surat terkait pergantian calon wakil gubernur (cawagub) DKI. PKS dan Gerindra disebut telah menyepakati nama calon pendamping Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Prasetyo Edi Marsudi

Jakarta, NAWACITA –  Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi mengaku belum menerima surat terkait pergantian calon wakil gubernur (cawagub) DKI. PKS dan Gerindra disebut telah menyepakati nama calon pendamping Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

“Saya membaca di media-media katanya berubah orangnya, sampai sekarang saya belum dapat apa-apanya. Saya sebagai ketua dewan menunggu itu,” kata Prasetyo di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Jumat, 27 Desember 2019.

Baca Juga: PTUN Kabulkan Gugatan Pencabutan Izin Reklamasi, Anies Ajukan Banding

Prasetyo menuturkan dewan baru bisa membentuk panitia pemilihan (panlih) bila telah ada surat resmi dua nama cawagub. Panlih bertugas mengevaluasi para calon pengganti Sandiaga Uno itu. DPRD DKI akan memilih satu dari dua nama cawagub yang diajukan. Dia optimistis Pemprov DKI akan memiliki wagub pada 2020.

“Januari (2020) kita laksanakan. Kita tinggal lihat. Pasti saya laksanakan, pasti tahun besok punya wakil gubernur,” ucap politikus partai PDI Perjuangan itu.

Sandiaga Uno mundur sebagai wakil gubernur DKI Jakarta saat maju Pilpres 2019 pada 27 Agustus 2018. Lebih satu tahun kursi pendamping Anies Baswedan itu kosong.

Baca Juga: Disinggung Masalah Jiwasraya, SBY: Silahkan Salahkan Masa Lalu

Posisi wagub itu menjadi hak Partai Gerindra dan PKS sebagai partai koalisi pendukung Anies-Sandiaga di Pilkada 2017. PKS menyodorkan dua kadernya, Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto. Namun, pemilihan wagub berlangsung alot di DPRD DKI. Hingga anggota DPRD 2014-2019 turun jabatan, calon wagub terpilih belum ditentukan.

Gerindra kemudian menyodorkan empat cawagub; Sekretaris Daerah DKI Saefullah, Dewan Penasihat Gerindra Arnes Lukman, Wakil Ketua Umum Gerindra Ferry J Juliantono, dan Wakil Sekretaris Jenderal Gerindra Ahmad Riza Patria. Mereka tengah menunggu restu PKS sebagaimana dilansir dari medcom.

Namun, Presiden PKS Sohibul Iman menegaskan posisi Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto sebagai cawagub tak bisa diganggu gugat. Kursi wagub masih menjadi hak PKS. Belakangan, kedua partai disebut telah menyepakati dua nama yang berasal dari masing-masing partai.

Comments are closed.