Nias Utara, NAWACITA - Jelang akhir tahun anggaran 2019, kepala dinas PUPR Bernand Nazara tinjau semua lokasi pembangunan jalan dan saluran air bersih di kabupaten Nias Utara.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Nias Utara, Tinjau Pembangunan Jalan Hotmix di Alasa

Nias Utara, NAWACITA – Jelang akhir tahun anggaran 2019, Kepala dinas PUPR Bernand Nazara tinjau semua lokasi pembangunan jalan dan saluran air bersih di kabupaten Nias Utara.

Salah satu pantauan awak media saat meninjau lokasi pembangunan jalan hotmix dan saluran air bersih di Alasa , Sabtu (21/12/19).

Baca Juga: Ratusan Bola Lampu Penduduk Terputus, Pihak PLN Lepas Tangan

Kadis PUPR Bernand Nazara , kepada awak media ia menjelaskan bahwa peninjauan proyek pembangunan jalan dan saluran air bersih, sangat perlu dilakukan.

Meninjau lokasi pembangunan yang dikerjakan oleh pihak rekanan perlu saya lakukan, guna melihat bagaimana kualitas kerja rekanan, jelas Bernand. Sehingga bila ada yang tidak sesuai dengan kesepakatan awal maka itu segera kita evaluasi, karna niat kita membangun Nias Utara ini untuk lebih baik lagi, apalagi pembangunan jalan hotmix di Alasa barulah yang pertama kali , terang Bernand.

Ditambahkannya , selama ini banyak sorotan masyarakat untuk material atau base yang kita pergunakan yang katanya bercampur tanah. Padahal material yang kita pergunakan itu adalah serbuk batu yang sudah diolah , yang memang kalau kita lihat dari kasat mata nampak seperti tanah, padahal bahan itu sangat bagus sehingga sebelum kita hotmix, kalau ada hujan ; jalan itu tidak licin dan selalu meresap ke dalam tanah sehingga menjadi padat.

Sementara untuk bahu jalan, kita akan melakukan pekerjaan khusus untuk itu, karena anggaran belum cukup. Dan kemudian untuk bahu jalan, kita perlu alat walas kecil yang hanya khusus untuk pemadatan bahu jalan, jelas Bernand.

Baca Juga: Jiwasraya harusnya Cut Loss

Usai meninjau jalan hotmix, Bernand bersama rombongan meninjau saluran air bersih.
Bernand menjelaskan bahwa di Kecamatan Alasa ternya memiliki sumber air bersih yang cukup. Sebelum menjabat sebagai kepala dinas PUPR , ternyata pemerintah telah menyediakan alat-alat seperti mesin pompa air, pipa, dan penampung air yang bersumber dari APBN, namun sangat disayangkan karena selama ini belum dapat difungsikan, dan sekarang kita sudah melakukan upaya perbaikan sehingga kini sudah berfungsi dan sudah disalurkan di rumah-rumah, yang bisa mengalir di dua desa, yakni Desa Ombolata dan Desa Fulolo, jelas Bernand kepada awak media.

Baca juga :  UIN Bandung Berinovasi Buat Prototipe Ventilator Darurat

Masyarakat desa Ombolata dan Fulolo saat diwawancarai awak media, mereka membenarkan bahwa untuk tahun 2019 ini baru ada jalan aspal hotmix dan saluran air minum yang selama ini belum dapat difungsikan, kini sudah dapat dinikmati.

Ibezanolo Zega (Nawacitapost, Nias Utara)

Comments are closed.