Sanggau, NAWACITA - Berdasarkan laporan masyarakat Desa Kunyil, Kades Menggunakan ADD untuk perbaikan Jalan Pemda yang seharusnya menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Sanggau.

Sanggau, NAWACITA – Berdasarkan laporan masyarakat Desa Kunyil, Kades Menggunakan ADD untuk perbaikan Jalan Pemda yang seharusnya menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Sanggau.  Sejumlah kejanggalan juga disebutkan oleh masyarakat dan BPD dalam penggunaan ADD tersebut. (12/12/2019)

Aparat desa dalam pekerjaan seharusnya saling bersinergi agar tata pemerintahan bisa berjalan sebagai mana mestinya. Saat dikonfirmasi dengan Bendahara Desa Kunyil berinisil HD, dia mengakui secara langsung kalau menandatangani berkas tersebut sesuai arahan dari Kepala Desa SW, dengan alasan biar pekerjaan cepat dan lancar tutur HD.

Diwaktu yang berbeda Sekdes mengaku tidak pernah menandatangani RAB Desa dalam penganggaran Dana Desa tahun Anggaran 2019, Sekdes Kunyil Jondi Selvinus merasa dirinya di belakangi terkait RAB tersebut.

Baca Juga: ADD Desa Kunyil, Terindikasi Diselewengkan dan ada Pemalsuan Data

Di lain tempat dan waktu Kami konfirmasi ke Kepala Desa Di Pontianak mengakui ada memerintahkan Bendahara Desa untuk menandatangani RAB DESA tersebut, dan menegaskan tidak masalah.

Selain itu, Pak Kades yang berinisial SW tersebut yang dilantik pada 25 Maret 2019 sudah berwenang mengeluarkan surat perjanjian pada 22 Desember 2018 yaitu 4 bulan sebelum pemberian SK dan Pelantikan Kepala Desa yang dikeluarkan oleh Bupati Kabupaten Sanggau, Paolus Hadi.

Saat di konfirmasi, ditemukan ada pemalsuan data Cap stempel Sekdes dan Pemalsuan tanda tangan Sekdes oleh Bendahara Desa yang berinisial HD atas perintah Kades, dengan alasan Sekdes jarang di tempat.

Ambo (Nawacitapost, Kalimantan Barat)

Baca juga :  Pemkab Terus Berupaya Mengatasi Banjir Di Nisut Sesuai Janji Politiknya

Comments are closed.