Pengembangan Kawasan, Upaya Menuju Desa Mandiri

1
235
Pontianak, NAWACITA - Selaras dengan program Gubernur Kalbar Sutarmidji terkait desa mandiri, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kalbar saat ini menerapkan kebijakan melibatkan berbagai stakeholder dalam pengembangan kawasan.
Pengembangan Kawasan, Upaya Menuju Desa Mandiri

Pontianak, NAWACITA – Selaras dengan program Gubernur Kalbar Sutarmidji terkait desa mandiri, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kalbar saat ini menerapkan kebijakan melibatkan berbagai stakeholder dalam pengembangan kawasan.

“Kebijakan kita sekarang melibatkan berbagai stakeholder di kawasan transmigrasi.” Demikian dijelaskan Kadis Tenaga Kerja dan Transmigrasia Kalbar Ignasius Ig dalam wawancaranya saat coffee break pada acara Semiloka “Pengembangan Transmigrasi Menuju Desa Mandiri” di Hotel Orchadz Jl. Gajah Mada Pontianak 11/12/2019.

Baca Juga: Sadar akan Peran Media, Jasa Raharja Undang Wartawan

Menurut Ignas, begitu ia bisa dipanggil, pengembangan kawasan dengan melibatkan berbagai stakeholder ini arahnya menuju desa mandiri, “Arahnya ke desa mandiri, kalau semuanya sudah terlibat secara sinergis, maka dengan sendirinya desa mandiri akan terwujud.” Jelasnya.

Pengembangan kawasan bersinergis dengan berbagai Dinas terkait, hal tersebut sesuai dengan Pilpres No.50 thn 2018 ttg sinergisitas Disnakertrans, Badan Pertanahan Nasional, Dinas Pertanian, Dinas Perkebunan dan Dinas Pekerjaan Umum.

Dijelaskan Igna lebih lanjut, untuk Kalbar sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2020-2022, di Kalbar ada 4 daerah sasaran pengembangan transmigrasi, yaitu Gerbang Kayong, KTM Rasau Jaya, Aruk dan Subah di Sambas.

Abr (Nawacitapost, Kalimantan Barat)

Comments are closed.