Mendagri RI, Tito Karnavian: Bupati Nisel Hilarius Duha, Sahabat Lama Saya

6
1804
Teluk Dalam, NAWACITA - Kunjungan Kerja (Kunker) Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Mendagri -RI), Prof. Dr. Tito Karnavian, Ph. D di Kepulauan Nias, mengingatkan beliau akan kisah persahabatan beliau sebelumnya dengan tokoh-tokoh masyarakat Nias, seperti Christian Zebua dan Hilarius Duha. Senin (9/12/2019).
Mendagri RI, Tito Karnavian: Bupati Nisel Hilarius Duha, Sahabat Lama Saya

Teluk Dalam, NAWACITA – Kunjungan Kerja (Kunker) Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Mendagri -RI), Prof. Dr. Tito Karnavian, Ph. D di Kepulauan Nias, mengingatkan beliau akan kisah persahabatan beliau sebelumnya dengan tokoh-tokoh masyarakat Nias, seperti Christian Zebua dan Hilarius Duha. Senin (9/12/2019).

Dalam Kunker Mendagri RI itu, turut hadir Asisten Operasi Kapolri Irjen Pol Martuani Sormin Siregar, Waka Poldasu, Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, Dirjend Otda dan sejumlah rombongan lainnya serta didampingi oleh Bupati Nisel, Dr. Hilarius Duha, SH., MH, Bupati Nias Barat, Faduhusi Daely dan sejumlah unsur Forkopimda Kepulauan Nias.

Baca Juga: Mendagri Tito Karnavian, Dukung Kepulauan Nias jadi Provinsi

Dalam Kunkernya di Desa Bawomataluo yang juga sebagai Desa Cagar Budaya Nasional, Mendagri RI Tito Karnavian dianugerahi sebuah nama kerajaan dari tokoh masyarakat Kepulauan Nias, yaitu Tuha Gari Sifaoma Bawa (Tuan Pedang Bermata Dua).

Dalam Sambutannya Mendagri RI, Tito Karnavian mengatakan bahwa Bupati Nisel, Dr. Hilarius Duha, SH., MH adalah Sahabat lamanya. Dari Letnan II, Sersan, Kapolda Metro Jaya, dan sekarang saya adalah Mendagri RI, dan Hilarius Duha menjadi Bupati Nisel, ucap Tito.

Hal yang senada juga disampaikan Tito mengenai Mayor Jenderal TNI (Purn) Christian Zebua, “Dulu beliau Pangdam Papua dan Saya Kapolda Papua” sebut Mendagri.

Lebih lanjut, Mantan orang nomor satu di jajaran Polri itu mengatakan bahwa hari ini saya sangat bahagia bisa berkunjung di Pulau Nias ini atas undangan para tokoh masyarakat, para kepala daerah untuk hadir menyaksikan sendiri situasi dan perkembangan di Kepulauan Nias.

Baca Juga: Mendagri Kunjungan Kerja di Nias, Bangkitkan Optimisme Pembangunan

“Saya melihat Nias adalah tanah yang indah, tanah yang hijau, dan banyak tanaman, serta bukit – bukit, laut yang indah dan pulau – pulau yang lautnya masih biru, dan ini menandakan potensinya yang indah. Bukan hanya itu, hari ini juga saya bisa melihat langsung desa adat, desa Bawomataluo yang telah mendunia. Desa Bawomataluo telah ada dimana – mana,  di google, youtobe, di postcard, gambar desa Bawomataluo telah ada. Peradaban Nias adalah peradaban yang sangat tinggi, salah satunya dari segi pakaian yang begitu gagah dan perkasa”, kata Tito.

“Pada tahun 2017 yang lalu di Istana, Pak Menkumham RI, Yasonna H. Laoly mendapat penghargaan berupa sepeda dari Bapak Presiden RI, karena menggunakan pakaian tradisional yang terbaik. Saya sangat kagum pada saat itu, ucap Mantan Kapolri itu.

Bukan hanya pintar, tapi gagah dengan pakaian tradisional Nias, tutur Tito.

“Hari ini saya mendapatkan pakaian adat tradisional Nias Selatan, dan saya dapat bukan dari toko souvernir, tapi diberikan pada suatu acara yang besar, dan ini merupakan kebanggaan bagi saya. Selain itu, dari segi tata rumah, sadar tidak sadar kita melihat suatu keteraturan, jalan yang lebar, rumah yang rapi, dan ini sudah dipikirkan oleh nenek moyang yang ada di Nias. Hal ini menunjukkan orang tua kita jaman dahulu, sudah mengerti arsiktektur untuk membuat desa dan kota”, ucap Mendagri.

Riswan Gowasa (Nawacitapost, Nias Selatan)