Pemda Nias Selatan, Dukung Penuh Pembangunan Jembatan Gantung di Aramo

0
392
Nias Selatan, NAWACITA – Pembangunan jembatan gantung oleh Yayasan Budha Tzu Chi dan Babinsa TNI di sungai Aramo, Kecamatan Aramo, Kabupaten Nias Selatan, mendapat apresiasi dari masyarakat setempat, terlebih-lebih Pemda Nias Selatan
Pemda Nias Selatan, Dukung Penuh Pembangunan Jembatan Gantung di Aramo

Nias Selatan, NAWACITA – Pembangunan jembatan gantung oleh Yayasan Budha Tzu Chi dan Babinsa TNI di sungai Aramo, Kecamatan Aramo, Kabupaten Nias Selatan, mendapat apresiasi dari masyarakat setempat, terlebih-lebih Pemda Nias Selatan (2/12/2019).

Jembatan gantung yang dibangun atas donasi pihak-pihak tersebut di atas dan dibantu dengan swadaya masyarakat setempat, tetap memiliki keterbatasan, terutama dalam hal pendanaan. Anggaran dari donatur, tidak mampu mengakomodir semua kebutuhan pembangunan jembatan tersebut.

Baca Juga: Yayasan Budha Tzu Chi dan Babinsa TNI, Bangun Jembatan Gantung di Sungai Aramo

Camat Kecamatan Aramo, Sozisokhi Laia menjelaskan bahwa untuk pembangunan jembatan gantung tersebut, dibantu juga pendanaannya dari DD, terutama pembangunan RAM di kedua sisi fondasi/tower jembatan dan badan jalan/tangga menuju lantai jembatan. Pengerjaan ini berlangung kurang lebih selama dua bulan lebih dari bulan Juni-September 2019.

Setelah selesai pengecatan/finishing dan direncanakan peresmian Pemda Nias Selatan bersama Danrem KS Sibolga, terjadi hujan deras terus-menerus selama 3 hari yang mengakibatkan tebing penahan tower/pondasi, tergerus air banjir besar, dan membuat tiang pondasi jembatan ini miring dan tidak dapat dimanfaatkan akibat bencana alam.

Sozisokhi bercerita, bahwa akibat bencana alam tersebut, masyarakat dan anak sekolah menjadi sedih dan berharap pemerintah daerah dan pihak TNI dapat memberi solusi perbaikannya.

“Sampai saat ini pihak TNI dan Yayasan Budha Tzu Chi sedang mencari sumber dana untuk membangun kembali jembatan gantung sungai aramo untuk lebih kokoh”, kata Laia.

Pasca terjadinya bencana alam yang mengakibatkan jembatan miring, Camat Aramo dan masyarakat setempat berupaya mengajukan permohonan kepada Bapak Bupati Nias Selatan.

“Permohonan masyarakat Aramo, akhirnya mendapat respon positif dari Pemda Nias Selatan. Bupati Nias Selatan, Hilarius Duha melalui Dinas PUPR, membantu anggaran perbaikannya yang bersumber dari dana darurat perbaikan jembatan”, jelas Laia.

Baca Juga: Anggota DPRD Nisel dari Fraksi Nasdem, Gelar Reses ke-I di 2 Desa

Sebagaimana terlihat di lokasi, sejak dua minggu yang lalu, Dinas PUPR bersama pihak Kecamatan dan Babinsa Kecamatan Aramo telah menfasilitasi pemasangan bronjong untuk mengamankan tower/fondasi jembatan dari arus air sungai bila terjadi banjir bandang. Lalu telah dicoba dengan menggunakan beko untuk meluruskan posisi fondasi dan telah berhasil berdiri kembali sesuai posisi semula. Kendalanya adalah pososi lantai jembatan dengan ram (jalan menuju lantai jembatan) tidak rata, sehingga sementara hanya dapat dilintasi pejalan kaki.

“Sore ini kami sudah laporkan kepada konsultan teknis di Solo melalui WA, agar secara teknis lantai jembatan ini bisa dinaikan 1 m agar sejajar dengan ram jembatan. Sehingga  dapat dimafaatkan oleh pengendara roda 2, sembari menunggu kebijakan dan upaya lebih lanjut atas perbaikannya”, tegas Camat Aramo.