Pontianak, NAWACITA - Dirjen BADILMILTUN (Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara) Mahkamah Agung Republik Indonesia Ibu Hj. Lulik Tri Cahyaningrum, S.H., M.H. melaksanakan Pembinaan yang dihadiri oleh seluruh pegawai pada Pengadilan Tata Usaha Negara Pontianak dan Pengadilan Militer I-05 Pontianak
Lulik Tri Cahyaningrum: PTUN dan PM harus Mampu Bekerja Profesional

Pontianak, NAWACITA – Dirjen BADILMILTUN (Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara) Mahkamah Agung Republik Indonesia Ibu Hj. Lulik Tri Cahyaningrum, S.H., M.H. melaksanakan Pembinaan yang dihadiri oleh seluruh pegawai pada Pengadilan Tata Usaha Negara Pontianak dan Pengadilan Militer I-05 Pontianak. 25/11/2019.

Hadir dalam kesempatan tersebut seluruh pegawai Pengadilan Tata Usaha Negara Pontianak dan Pengadilan Militer I-05 Pontianak. Kegiatan dibuka Ketua Pengadilan Tata Usaha Negara Pontianak Bapak Indaryadi, S.H., M.H.

Baca Juga: Katherine A. Oendoen Dukung Penuh Pembangunan Pipa Gas Trans Kalimantan

Dalam kesempatan itu ia juga menyampaikan laporan tentang kondisi PTUN Pontianak, capaian-capaian serta permasalahan yang dihadapi baik mengenai perkara, pelaksanaan ecourt, arsip, sarana dan prasarana serta pelayanan kepada pencari keadilan. Laporan berikutnya disampaikan Kepala Pengadilan Militer I-05 Pontianak, Bapak Kolonel Chk Esron Sinambela, S.S., S.H., M.H. Hal yang disampaikan terkait kondisi di Pengadilan Militer I-05 Pontianak, baik mengenai penyelesaian perkara, laporan perkara, penyerapan anggaran, pelayanan, sarana dan prasana yang intinya berjalan dengan baik.

Terkait pembinaan yang disampaikan oleh Dirjen Badilmiltun MARI Ibu Hj. Lulik Tri Cahyaningrum, S.H., M.H. sebagai Supporting Unit akan memberikan support kepada satuan kerja termasuk mendengarkan masukan dan permasalahan yang dihadapi oleh jajaran Pengadilan Miltun MARI untuk dirumuskan kebijakan dan memfasilitasi untuk disampaikan kepada Pimpinan Mahkamah Agung RI.

Beberapa penekanan yang disampaikan oleh Dirjen Badilmiltun bahwa satuan kerja di jajaran Miltun harus mampu bersaing dan memotivasi untuk maju bersama Pengadilan Umum dan Pengadilan Agama. Semua pegawai dituntut untuk bekerja profesional sesuai tupoksi dan tanggung jawabnya, jangan ada yang bermalas-malasan, dan semua aparatur baik Hakim maupun pegawai diwajibkan menguasai teknologi terutama komputerisasi. Dirjen akan mempertimbangkan untuk merotasi jabatan struktural dan pegawai yang tidak mampu mengemban tugas dan tanggung jawab pekerjaannya.

Baca juga :  Belajar dari Tukang Cukur Orang China
Baca Juga: FGD, Upaya Percepatan Pembangunan Pipa Gas Bumi Trans Kalimantan

Dirjen Badilmiltun berharap seluruh aparatur baik di Pengadilan Tata Usaha Negara Pontianak maupun Pengadilan Militer I-05 Pontianak untuk dapat bekerja sesuai dengan tupoksinya dan dapat melaksanakan program-program yang telah dicanangkan dan dilaksanakan. Mahkamah Agung RI sebagai Lembaga Peradilan yang Agung dan modern berbasis IT.

Setelah melaksanakan Pembinaan, Dirjen Badilmiltun MARI beserta rombongan juga melaksanakan Monitoring sesuai jadwal pada tanggal 25 s.d. 27 November 2019 pada Pengadilan Tata Usaha Negara Pontianak dan Pengadilan Militer I-05 Pontianak untuk melihat kondisi Pengadilan Tata Usaha Negara Pontianak dan Pengadilan Militer I-05 Pontianak dan menerima masukan serta saran dari satuan kerja di daerah.

“Terima kasih kepada saudara media yang telah mendukung kami dalam membantu menginformasikan kegiatan Pengadilan kepada masyarakat umum dan para pencari keadilan.” Terangnya.

Abr (Nawacitapost, Kalimantan Barat)

Comments are closed.