Pemkab Kubu Raya Gelar Tablig Akbar Maulid Nabi Muhammad

1
251
Pemkab Kubu Raya Gelar Tablig Akbar Maulid Nabi Muhammad
Pemkab Kubu Raya Gelar Tablig Akbar Maulid Nabi Muhammad

Pontianak, NAWACITA – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan  Barat, Jumat menggelar Tablig Akbar Peringatan Maulid Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam 1441 Hijriyah di Halaman Kantor Bupati Kubu Raya.

Pada kegiatan tersebut, Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan mengatakan, selain menjadi perekat silaturahmi antarsesama, momen peringatan Maulid Nabi menjadi satu di antara upaya membangun Kabupaten Kubu Raya yang tenteram.

“Tentulah pemerintah kabupaten yang saat ini sudah berusia 12 tahun menginginkan bagaimana kita selalu membangun suasana yang memberikan rasa tenteram serta kenyamanan. Baik kepada umat maupun masyarakat Kubu Raya,” kata Muda saat membuka kegiatan di halaman kantor Bupati Kubu Raya.

Muda menyebut peringatan Maulid Nabi juga menjadi salah satu cara memperluas ruang ibadah umat. Terlebih bagi aparatur negara baik sipil maupun militer. Melalui momentum peringatan Maulid, relasi sosial masyarakat makin dapat direkatkan, sebabsemua pihak punya tanggung jawab untuk menjaga dan merawat generasi. Itu semua dapat terwujud jika ada persatuan.

Baca juga: Kemenpan RB Verifikasi Zano Integritas Kejari Bangka Selatan

Selain memperingati Maulid, marilah sama-sama kita terus berusaha untuk ke depan lebih memperkokoh persatuan sekaligus membangun kinerja yang lebih luas lagi untuk generasi kita. Di semua sektor kita lakukan upaya-upaya untuk membangun rumah tangga-rumah tangga yang bisa tenang dan bahagia,” ujarnya.

Muda mengungkapkan, Kabupaten Kubu Raya merupakan daerah dengan jumlah pesantren terbanyak di Kalimantan Barat. Begitu juga dengan jumlah madrasah hingga aliyah, termasuk majelis taklim, taman pendidikan Al Quran dan qari-qariah.

Karena itu, dirinya menilai hal tersebut sebagai amanah yang besar. Di mana ada tanggung jawab untuk terus mengawal tumbuh kembang generasi. Mudah-mudahan dengan kita aktif berkumpul itu juga menjadi bentuk tanggung jawab agar anak-anak terkawal dengan baik. Terhindar dari hal-hal yang mengganggu dan merusak diri, termasuk merusak tatanan di masyarakat,” ujarnya.

Comments are closed.