Flores Timur Dapat Dana DIPA Rp1 Triliun

41
254
Flores Timur Dapat Dana DIPA Rp1 Triliun
Flores Timur Dapat Dana DIPA Rp1 Triliun
Kupang, NAWACITA– Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada tahun anggaran 2019 ini mendapat alokasi dana DIPA sebesar Rp1 triliun lebih.

Dana tersebut terdiri dari Dana Perimbangan (DP) sebesar Rp854.782.920 yang terdiri dari Dana Bagi Hasil Pajak (DPHP) sebesar Rp8.584.508, Dana Alokasi Umum (DAU) Rp663.793.435, Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik Rp95.493.985, dana Alokasi Khusus Non fisik Rp86.910.992 serta Dana Desa sebesar Rp176.945.708, kata Wakil Bupati Flores Timur, Agus Payong Boli di Kupang, Rabu.

Anggaran dalam daftar isian proyek anggaran (DIPA) untuk Kabupaten Flores Timur tahun anggaran 2019. Dana sebesar Rp1 triliun lebih ini, nanti akan di tambah dengan sumber pendapatan lain, untuk membiayai program kegiatan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Flores Timur sesuai visi misi utama pemerintahan tahun 2020.

Visi misi utama pemerintah daerah adalah “Selamatkan orang muda, infrastruktur, tanaman rakyat, selamatkan laut dan reformasi birokrasi”.

Baca juga: DPRD Kota Sorong Kurangi Pembahasan Perda

Selain untuk mendukung tiga kebijakan utama pemerintah yakni di bidang pendidikan, kesehatan dan pariwisata, juga pembiayaan program kegiatan strategis lainnya seperti pembangunan GOR di Flores Timur tahun 2020, jelas Agus Boli. Dia menambahkan, nota kesepakatan kebijakan umum anggaran(KUA) dan prioritas platform anggaran sementara APBD tahun 2020, telah ditandatangani pada 19 Nopember 2019.

Menurut dia, dengan menakar kemampuan keuangan daerah Flores Timur tahun 2020, maka seluruh sumber daya di kerahkan penuh untuk mensukseskan pembangunan di Lewotana Flores Timur, untuk pencapaian visi misi utama Bupati/Wakil Bupati pada tahun ke tiga.

“Tentu pencermatan internal telah di lakukan bupati, dan prinsip dasar pengelolaan APBD yakni “terencana dan terukur” menjadi patokan utama, dibarengi semangat “hemat tapi berdampak besar” menjadi bagian penting dalam proses pembahasan dan penetapan APBD 29 Nopember 2019 nanti,” terangnya.

Artinya, ada dua tujuan utama pelaksaan APBD yakni “Social Oriented and Profit Oriented” menuju Bonnum Comune Flores Timur Sejatera dalam bingkai desa membangun, kota menata” kata Agus Boli.

Comments are closed.