Diduga Lakukan Pencemaran Aliran Sungai Sei Batang Serangan di Langkat, PKS PTPN-IV Banjaran Raya Dilaporkan

4
526
Hal ini dilakukan oleh  PHLHPN Sumatera Utara berkaitan dengan PKS PT.  PN-IV yang telah melakukan pencemaran Lingkungan di sepanjang aliran sungai Besilam dan Sungai sei batang serangan.
Diduga Lakukan Pencemaran Aliran Sungai Sei Batang Serangan, Langkat, PKS PTPN-IV Banjaran Raya Dilaporkan

Medan, NAWACITA – Kuasa hukum masyarakat  dari Kabupaten Langkat Sumatera Utara yang bergabung dalam Advokad Bersatu “Perkumpulan Hukum Lingkungan Hidup dan Pertambangan Nasional (PHLHPN)  Sumatera utara telah melaporkan secara tertulis 4 PKS (Pabrik Kelapa Sawit)  yang berdomisili di Langkat tersebut.

Baca Juga: Upacara HUT ke-74 Korps Brimob, Wakapolda Sumut: Tingkatkan Kesiapsiagaan, Tangkal Radikalisme

Hal ini dilakukan oleh  PHLHPN Sumatera Utara berkaitan dengan PKS PT.  PN-IV yang telah melakukan pencemaran Lingkungan di sepanjang aliran sungai Besilam dan Sungai sei batang serangan. Hal ini di sampaikan oleh Ketua PHLHPN Nurmala Ciohuta Ginting,  SH (14/11/2019) di Kantor PHLPHN Medan kepada Nawacitapost.

Dalam kesempatan itu Nurmala C.  Ginting,  SH mengatakan PKS PT.  PN-IV  diduga telah melakukan tindakan melawan Hukum pasal 1365 jo psl 136 jo psl 1367 KUHP Perdata dan juga telah  melanggar pasal 60 jo pasal 104 Undang-undang No.  32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaaan lingkungan Hidup (PPLH) yaitu setiap orang dilarang melakukan dumping limbah dan/atau bahan ke media lingkungan hidup tanpa izin, sebagaimana di sebut dalam pasal 60 di pidana dengan pidana penjaran paling lama  3 tahun dan di denda paling banyak 3 miliar.

Dalam uraiannya beberapa pelanggaran sebagaimana tercantum  dalam  UU No.  32/2009 pada pasal 88., pasal 96. Nurmala mengatakan bahwa setiap orang  dengan sengaja melakukan perbuatan yang mengakibatkan terlapauinya mutu udara, mutu air, mutu air laut atau kriteria baku kerusakan lingkungan hidup di pidana paling lama 10 tahun penjara atau di denda paling sedikit Rp.  3 milliar dan paling banyak 10 miliar.

PKS PT.  PN-IV yang berlokasi  di Desa Banjaran Raya Kec.  Padang Tualang  Kab.  Langkat Sumatera Utara ini melakukan perbuatan pembuangan limbah  cair sisa  hasil pengelolaan buah sawit  secara langsung ke aliran sungai Besilam.

Baca Juga: Wakapolda Sumut, Brigjend. Mardiaz, Kunjungi Korban Luka Bom Bunuh Diri

Sebagai dampak pembuangan limbah PKS PT.  PN-IV menimbulkan aroma yang tidak sedap dan masyarakat lingkungan takut menggunakan air sepanjang sungai besilam Ini dikuatirkan berdampak negatif terhadap kesehatan masyarakat.

“Untuk menghindari hal-hal yang tak di inginkan yang bersifat merugikan masyarakat sekitar yang berkepanjangan. Maka saya Nurmala C.  Ginting, selaku ketua Advokat PHLPHN Sumatera utara meminta kepada seluruh Stake holder PKS PT.  PN-IV untuk menghentikan kegiatan yang tak bersahabat ini. Dan meminta kepada Kementrian Lingkungan hidup untuk segera turun tangan memantau dan menyelidiki serta mengambil tindakan yg tegas terhadap PT.  PN-IV sesuai hukum yang berlaku di Negara tercinta” tehas Nurmala.

Lebih lanjut Nurmala C.  Ginting,  sebagai advokat yg bergerak di bidang Lingkungan hidup,  dalam waktu dekat akan membuat laporan secara langsung ke Polda Sumatera Utara.

Herman A.  Ndruru (Nawacitapost, Kota Medan)

Comments are closed.