Fraksi PAN-PSI Nisel, Miliki 3 Program Prioritas di Tahun 2020, Salah Satunya Bandara Silambo

6
219
Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Tentang APBD TA. 2020 Kabupaten Nias Selatan yang digelar, Selasa (12/11/2019)
Fraksi PAN-PSI Nisel, Memiliki 3 Program Prioritas di Tahun 2020, Salah Satunya Bandara Silambo

Teluk Dalam, NAWACITA – Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Tentang APBD TA. 2020 Kabupaten Nias Selatan yang digelar, Selasa (12/11/2019) kemarin. Pandangan Umum Fraksi PAN PSI menyetujui untuk dibahas ditingkat komisi – komisi DPRD bersama Organisasi Perangkat Daerah ( OPD) lingkup Pemkab. Nisel.

Dalam Konferensi Persnya, Ketua Fraksi PAN PSI, Sifaoita Buulolo, ST menjelaskan bahwa setelah mencermati Ranperda tentang APBD TA. 2020 Nisel yang disampaikan oleh Pemerintah Daerah Kab. Nisel, maka kami berpandangan untuk diteruskan pembahasannya lintas komisi, Ucap Politisi PAN itu.

Baca Juga: DPRD Nisel Gelar Sidang Paripurna Ranperda APBD TA. 2020

Lebih lanjut, Ketua Fraksi PAN PSI itu mengutip beberapa hasil pandangan umum fraksinya untuk dijadikan prioritas oleh Pemda Nisel pada TA. 2020, Tuturnya.

Dalam catatan Fraksi PAN PSI dalam penyampaian pandangan umum tersebut, Fraksinya mengharapkan kepada pemerintah daerah kab. nisel untuk lebih memprioritaskan pembangunan daerah yang masih terisolir, misalnya pembangunan jalan menuju Kecamatan Susua, pembangunan jembatan Ulunoyo, jembatan Sialema Kecamatan Hibala, pembangunan jalan LDI kecamatan Lolomatua dari desa tuhemberua menuju puncak Lolomatua, Pungkasnya.

Sifaoita Bulolo, ST bersama dengan Firman Giawa, SH., MH.

Fraksinya juga berharap agar pemda nisel memperhatikan Bandara Silambo, baik penganggarannya maupun dalam pengurusan admistrasi pembebasan lahan, demi memajukan sektor pariwisata di Nisel, Tutur Buulolo.

Baca Juga: Jubir Presiden: Para Pelaku Teror Akan ditindak Tegas

Selain Infrastruktur yang jadi prioritas Fraksinya itu, juga mereka mengharapkan kepada pemerintahan untuk memberikan perhatian kepada fakir miskin dan anak – anak terlantar, dibeberapa yayasan panti asuhan di Kabupaten Nisel, sebab ini merupakan amanah Undang – Undang Dasar 1945 pasal 34, Pungkas Dia.

Beberapa yayasan panti asuhan tersebut, yaitu : Yayasan Lainisora dengan anak – anak sebanyak 20 orang, Yayasan Cinta Kasih dengan anak berjumlah 35 orang, yayasan Mercy dengan jumlah 15 orang, dan Yayasan Intan Mandiri anak asuhnya 30 orang, Sebut Ketua Fraksi.

Riswan Gowasa (Nawacitapost, Kabupaten Nias Selatan)

Comments are closed.