Bangun Semangat Kebangsaan dalam Keberagaman, Gema INTI adakan Kaderisasi

2
250
Sejumlah kader Generasi Muda Indonesia Tionghoa (Gema INTI) menjalani Kaderisasi Tingkat I Gema INTI Tahun 2019. Kegiatan itu berlangsung dari tanggal 25-27 Oktober 2019.
Bangun Semangat Kebangsaan dalam Keberagaman, Gema INTI adakan Kaderisasi

Kalimantan Utara, NAWACITA – Kaderisasi Kebangsaan menjadi bagian dari program kerja Gema INTI. Sejarah perjuangan bangsa Indonesia dalam merebut kemerdekaan dan dan membangun negeri, bukanlah karena jasa satu orang atau sekelompok orang saja. Tetapi, karena perjuangan semua elemen masyarakat yang ada di Bumi Pertiwi dan turut mempertaruhkan hidupnya demi kemajuan Bangsa.

Baca Juga: Jihad Prof. Yasonna Laoly dalam RUU KUHP

Sejumlah kader Generasi Muda Indonesia Tionghoa (Gema INTI) menjalani Kaderisasi Tingkat I Gema INTI Tahun 2019. Kegiatan itu berlangsung dari tanggal 25-27 Oktober 2019.

Tema yang dipilih dalam Kaderisasi Tingkat I bertajuk ‘Keberagaman bukan Keseragaman’. Alasan itu dipilih karena adanya keresahan di kalangan generasi muda bahwa saat ini masyarakat Indonesia kembali hidup terkotak-kotak.

Pelatihan kaderisasi diikuti oleh 22 peserta dari 9 daerah yakni Jakarta, Banten, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Sumatera Utara, dan Lampung ini. Kegiatan tersebut dilaksanakan selama 3 hari di daerah Bogor

Ketua Panitia Kaderisasi Tingkat I, Theresia, mengatakan bahwa kita harus berani mengatakan bahwa “Saya Indonesia”. Menurut Theresia, keberagaman bukanlah sesuatu yang dihindari, melainkan justru harus diterima dan dipelihara sebagai bagian dari perjuangan bersama sebagai anak Bangsa.

“Perlahan-lahan kita lupa untuk menghidupi semboyan negara kita, Bhinneka Tunggal Ika. Keberagaman adalah sebuah kekayaan yang dimiliki oleh bangsa kita, bukan sesuatu yang harus kita takuti, jauhi, ataupun hindari,” ucap Selasa (29/10/2019).

Ketua Gema Inti Pusat, Krista Wijaya mengatakan sebagai sebuah bangsa selayaknya turut berperan aktif dalam menjaga keberagaman yang Indonesia miliki. Menurut dia, perbedaan ras, suku, agama, atau budaya yang dimiliki Indonesia adalah keunikan bangsa.

“Kita berharap, para kader dapat menjadi representasi dari Gema INTI di daerah masing-masingnya, menjadi anak-anak muda yang dapat memberikan manfaat dan dirasakan kehadirannya dalam setiap gerakan yang dilakukannya,” paparnya.

“Kami ingin memperlihatkan bahwa generasi muda Indonesia memiliki rasa nasionalisme yang tinggi, menghargai pluralisme, dan memiliki kepedulian sosial,” sambungnya.

Peserta Kaderisasi Gema INTI sedang melakukan kegiatan ice breaking

Sementara itu, Ketua Umum Perhimpunan INTI, Teddy Sugianto mengucapkan selamat kepada para peserta kaderisasi. Ia juga menceritakan bahwa sebagai orang Tionghoa di Indonesia, tetap memiliki rasa nasionalis di dalam dirinya.

Teddy juga menceritakan tentang bagaimana anak-anaknya memiliki kecintaan terhadap Indonesia dan tetap berkarya di Indonesia walaupun pernah mendapatkan tawaran yang lebih baik di negara lain.

“Kami adalah orang Indonesia, biarlah kami hidup dan mati di tanah ini,” jelas Teddy.

Pelatihan Kaderisasi ini, turut dihadiri oleh Kepala Kantor Perwakilan Nawacitapost Kalimantan Utara, Sonny Sindori dan Kepala Kantor Perwakilan Nawacitapost Kabupaten Bulungan, Hendy Dermawan.

Sonny S (Nawacitapost, Kalimantan Utara)

Comments are closed.