Tegas dan Transparan, Bupati Nisel Hilarius Duha Kawal Dugaan Korupsi NOD

3
2413
Penahanan ini merupakan inisiatif Bupati Nias Selatan, Dr. Hilarius Duha yang meminta Polres Nias Selatan untuk bertindak
Tegas dan Transparan, Bupati Nisel HD Kawal Dugaan Korupsi NOD

Nias Selatan, NAWACITA – Tegas dan Transparan, Bupati Nisel Hilarius Duha Kawal Dugaan Korupsi. NOD alias Niswa Opratiwi Duha, Mantan Bendahara Dinas Kesehatan Nias Selatan, benar telah ditahan oleh Polres Nias Selatan dalam kasus Pemalsuan Dokumen yang dilaporkan oleh Kadis Kesehatan Kabupaten Nias Selatan Megawati You berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/195/X/2018/SPK “C”/SU/Res-Nisel, tanggal 29 Oktober 2018, Surat Kepala Kejaksaan Negeri Nias Selatan Nomor : B-898/L.2.30/Epp.1/10/2019 tanggal 17 Oktober 2019 Perihal Hasil Penyelidikkan Perkara Pidana Tersangka an. Niswa Opratiwi Duha sudah lengkap (P 21) dan surat pengiriman Tersangka dan Barang Bukti Nomor : B/618/X/2019 Reskrim tanggal 18 Oktober.

Baca Juga: Viral! Pemerintah Nias Selatan Raih WDP Setelah 15 Tahun Disclaimer

Penahanan ini merupakan inisiatif Bupati Nias Selatan, Dr. Hilarius Duha yang meminta Polres Nias Selatan untuk bertindak.

Saat dihubungi oleh Nawacitapost (26 Oktober 2019), terkait kebenaran akan proses dan langkah hukum yang akan terima oleh terduga NOD, Bupati Nias Selatan membenarkan bahwa beliau yang meminta penegak hukum untuk memproses kasus NOD.

“Saya yang menyuruh untuk ditahan dan diproses di Polres. Namun berdasarkan bukti-bukti yang sudah didapatkan, kerugian daerah berkisar 1,5 Milyar. Saya berharap Polres Nias Selatan bersikap tegas dan membantu pemerintahan Nias Selatan dalam memangkas semua pelaku korupsi tanpa pandang bulu” tegas Hilarius Duha.

Ternyata, fakta ini berbeda jauh dengan apa yang disampaikan oleh sebuah media yang memberitakan bahwa kerugian negara mencapai 10 Milyar dan kasus ini terkait dengan kepemimpinan HD di Nias Selatan yang diduga ada hubungan keluarga dengan NOD.

“Itu tidak benar, dan ini sungguh hoax. Sudah jelas-jelas, saya yang meminta Polres dan mendukung Dinas Kesehatan untuk melaporkan ini. Siapapun di Nias Selatan yang melakukan tindakan korupsi, saya digaris terdepan untuk melakukan pengusutan”. Tegas Hilarius Duha, mantan Polisi  dengan pangkat terakhir sebagai Kasubdit Cyber Crime Polda Metro Jaya ini.

Ketegasan dan Transparansi yang dilakukan oleh HD sejak menjadi Bupati Nias Selatan sudah terbukti dengan benar dan mendapat pengakuan hukum yang legal dari lembaga-lembaga terkait. Misalnya, Keberhasilan Nias Selatan dalam mendapatkan opini WDP dari BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) Sumatera Utara, Rabu, 17 Juli 2019. Dan ini kali pertama sejak Nias Selatan berdiri sebagai sebuah Kabupaten.

Dalam pemerintahan sebelumnya, BPK tidak memiliki akses yang cukup dan terkesan dihalang-halangi untuk memeriksa keuangan Kabupaten Nias Selatan. Dan selama itu pula, Sekitar 15 Tahun, Kabupaten Nias Selatan tetap di posisi buntut dalam hal akuntabilitas dan transparasi keuangan dengan julukan Disclaimer.

3 KOMENTAR

  1. Mohon izin. Khusus Dinas kependudukan semoga di pantau terus. Soalnya masalah pengurusan berkas masih banyak yang, tidak selesai spt : E-KTP.
    Kami masyarakat tidak tau apa memang dari pusat belum ada Blangkonya atau seperti apa…?
    Karna hanya masalah Blangko bisa sampai 3 bulan E-KTP belum di cetak.

Comments are closed.