Setelah Mendapatkan Sertifikasi RBRA, Pemkab Siak Fokus Mengejar Predikat KLH

4
100
Setelah Mendapatkan Sertifikasi RBRA, Pemkab Siak Fokus Mengejar Predikat KLH
Setelah Mendapatkan Sertifikasi RBRA, Pemkab Siak Fokus Mengejar Predikat KLH

Siak, NAWACITA – Setelah Mendapatkan Sertifikasi RBRA, Pemkab Siak Fokus Mengejar Predikat KLH. Kabupaten Siak merupakan salah satu dari 30 daerah yang mendapatkan kuota penilaian Sertifikasi Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA).

Penilaian tersebut didapatkan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) RI. Kabupaten Siak sedang berusaha mendapatkan predikat Kota Layak Anak (KLA) dari Nindya menjadi Utama. Jum’at (25/10/2019).

Baca Juga: Suahasil Nazara ditunjuk Presiden Jadi Wamenkeu

Asisten Pemda dan Kesra Setda Kabupaten Siak, Budhi Yuwono mengapresiasi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) RI yang memasukan Siak ke dalam Program sertifikasi RBRA.

“Kita berterimakasih kepada kementerian KPPPA, yang melakukan audit dan sertifikasi Taman Tengku Sarifah Aminah ini.”kata Budhi, usai membuka pertemuan penilain RBRA di Ruang Pucuk Rebung Kantor Bupati Siak.

Contoh Taman Layak Anak

Sertifikasi ini merupakan bagian dari perhatian pemkab Siak terhadap pemenuhan hak-hak anak. Terutama dalam mendukung Siak sebagai Kabupaten layak anak (KLA). Sehingga pemenuhan atas hak anak di ruang publik dapat terjamin dengan baik.

“Taman TSA (Tengku Sarifah Aminah) yang berlokasi di Kampung Dalam Kota Siak, merupakan Ruang Bermain Ramah Anak. Menurut tim penilai, ada beberapa item yang harus kita lengkapi. Seperti CCTV, Ketontong, peluit yang merupkan faktor penunjang keamanan. Kita komitmen kepada tim ini akan kita lengkapi secepatnya,”terangnya.

Baca Juga: Dinas Koperasi Kabupaten Siak, adakan Pelatihan bagi Pelaku UMKM

Senada juga di sampaikan oleh salah seorang tim Sertifikasi Lead Auditor Dermawanti mengatakan, Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA) bagian dari Kota Layak Anak (KLA) satu klaster terpenting di sebut infrastruktur anak.

“Ada 13 persyaratan yang harus di penuhi oleh Siak. Ketika tersertifikasi RBRA keluar, tingkatannya akan banyak sekali menyumbang ke KLA yang baru peringkat Nindya akan menjadi Utama, dan nilainya 40,” ujar Dermawanti.

Langkah ini sebagai upaya memperbaiki hasil penilaian standardisasi RBRA yang dilakukan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) untuk tahun ini 30 daerah.

Ada pedoman dan petunjuk, penetapan lokasi, pemanfaatan, keamanan vegetasi dan perabot bermainnya. Kementerian KPPPA menilai yang namanya sertifikasi audit secara mandiri untuk ke 13 persyaratan itu.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Siak, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Siak, Kepala Dinas Pariwisata Siak, Kadis DP3AP2KB Sebagai Leading sektor beserta staf, Camat Siak, Camat Mempura serta Kabag Humas dan Protokol Pemkab Siak.

Sokhiaro Halawa (Nawacitapost, Kabupaten Siak)

Comments are closed.