Dewan Adak Dayak Pontianak Ikut Kontribusi Kembangkan Pertanian

2
96
Dewan Adak Dayak Pontianak Ikut Kontribusi Kembangkan Pertanian
Dewan Adak Dayak Pontianak Ikut Kontribusi Kembangkan Pertanian
Pontianak, NAWACITA – Dewan Adat Dayak (DAD) Kota Pontianak, menggelar pelatihan penangkaran benih dan hidroponik di Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura (Distan TPH) Kalbar sebagai upaya berkontribusi mengembangkan pertanian terutama SDM bagi anak mudanya.

“Kami dari pengurus DAD Kota Pontianak dan sejumlah masyarakat gelar pelatihan tersebut untuk mendapat pengetahuan untuk tanaman pertanian. Kita tadi melakukan pelatihan penangkaran lengkeng, rambutan dan durian serta budidaya dengan hidroponik,” ujar Sekretaris DAD Kota Pontianak , Agustinus di Pontianak, Selasa.

Sementara itu Kadistan TPH Kalbar, Heronimus Hero mengatakan bahwa pihaknya sangat menyambut baik siapa pun untuk turut dan berkontribusi memajukan pertanian di Kalbar.

“Kita dari Distan TPH Kalbar sangat menyambut baik kemauan dan gerakan DAD Pontianak untuk berkontribusi membangun pertanian. Kita sangat mendukung dan menyiapkan tempat serta instruktur dan narasumber di kegiatan tersebut,” ujar dia.

Hero menyebutkan bahwa untuk di Kota Pontianak memang yang bisa dilakukan untuk di pertanian adalah penangkaran benih dan hidroponik karena berkaitan dengan penyesuaian lahan yang terbatas. Kecuali menurutnya di daerah bisa budidaya.

Baca juga: Jumlah Korban Kebakaran Bidaracina Terus Bertambah

Di kota ini kan lahan terbatas meskipun ada memang masih yang memiliki luas. Namun mayoritas kan lahannya terbatas. Jadi cocok untuk mengembangkan pertanian terutama untuk penangkaran benih dan hidroponik,” sebut dia.

Dalam pelatihan tersebut diikuti sekitar 30 peserta dari pengurus dan sejumlah warga Kota Pontianak. Peserta sebelum praktek lapangan terlebih dahulu diberikan materi seputar pertanian dan teori untuk penangkaran benih dan budidaya dengan teknologi hidroponik.

“Kita dalam pengembangan sektor pertanian tanaman pangan dan hortikultura di Kalbar terus melibatkan berbagai pihak baik komunitas, pelajar, mahasiswa dan masyarakat serta siapa pun. Hal itu karena memang sekali lagi pertanian harus didukung semua pihak,” kata dia.

Comments are closed.