Anak Pencari Suaka di Pekan Baru Berpeluang Ikut Program Imunisasi MR

3
282
Anak Pencari Suaka di Pekan Baru Berpeluang Ikut Program Imunisasi MR
Anak Pencari Suaka di Pekan Baru Berpeluang Ikut Program Imunisasi MR
Pekanbaru, NAWACITA – SDN 159 adalah satu dari delapan SD negeri yang mulai bulan Oktober menerima siswa dari anak-anak pencari suaka berstatus pengungsi luar negeri di Pekanbaru. Di sekolah tersebut ada 22 anak pengungsi.”Di kelas 1 ada 12 anak,” katanya.

Imunisasi MR adalah program pemerintah Indonesia untuk anak-anak agar punya ketahanan tubuh terhadap penyakit campak.

Baca juga: Komentar Para Artis Lihat Raffi Ahmad Rehat dari Dunia Hiburan

Imunisasi tersebut harus ada persetujuan dari orangtua siswa.  “Hari ini surat persetujuan sudah diberikan kepada semua anak-anak,” katanya. Ia menambahkan, anak-anak pencari suaka di kelas 1 juga sudah ikut dalam program kampanye kesehatan dari Puskesmas Payung Sekaki berupa sikat gigi bersama di sekolah.

Setiap anak diminta membawa sikat gigi dan odol sendiri, dan kemudian diajari bagaimana menyikat gigi yang benar.

Ada delapan sekolah yang dinyatakan Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru sanggup menampung anak-anak pencari suaka. Lokasinya antara lain di SDN 159 ada 20 anak, SDN 56 ada 22 anak, SDN 141 ada delapan anak, SDN 170, SDN 48, SDN 190 dan SDN 182 masing-masing menampung tujuh anak, serta SDN 17 menampung tiga anak pencari suaka.

Ini adalah pertama kalinya Pemerintah Indonesia memperbolehkan anak-anak pencari suaka untuk bisa bersekolah di SD negeri, dan Kota Pekanbaru dipilih sebagai daerah percontohan. Dalam Perpres No.125/2016 memang tidak ada diatur secara spesifik bahwa pencari suaka bisa bersekolah di sekolah negeri. Kebijakan tersebut berdasarkan surat dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Penindakan dan Pengawasan Keimigrasian pada Ditjen Imigrasi RI, dan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru.

Comments are closed.