Peneliti Sebut Karang Hijau Teluk Jakarta Cacat

2
206
Peneliti Sebut Karang Hijau Teluk Jakarta Cacat
Peneliti Sebut Karang Hijau Teluk Jakarta Cacat
Jakarta,NAWACITA – Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) IPB University, Prof Etty Riani mengatakan Kerang Hijau di Teluk Jakarta tidak layak konsumsi selain karena mengandung logam berat juga mengalami cacat karena dagingnya sudah rusak.

Etty Mengatakan; Kerang hijau Teluk Jakarta tidak boleh dikonsumsi karena membahayakan dan dilihat dari gambar sistem patologinya menunjukkan memang sudah rusak. Ia mengatakan kerusakan atau cacat pada kerang hijau di Teluk Jakarta ini tidak ketahui oleh orang awam, tetapi tanda-tanda kerusakan itu sudah tampak.

Tanda yang dimaksud yakni waktu panen kerang hijau yang menjadi lebih lama, dari biasanya tiga bulan sudah bisa dipanen sekarang mencapai lima bulan lebih.

“Kalau zaman dulu dalam tiga bulan nelayan sudah bisa panen kerang hijau, sekarnag jadi agak lama tidak bisa cepat lagi,” kata Dosen di Program Studi Manajemen Sumber Daya Perairan (MSP) ini.

“Jadi bukan tidak mungkin kalau kerang hijau ini terlalu banyak dikonsumsi oleh ibu hamil bisa membawa cacat bawaan pada bayi yang baru dilahirkan,” kata Etty peneliti dari Laboratorium Ekobiologi dan Konservasi FPIK IPB Univeristy ini.

Baca juga: KASAD: Kekuatan TNI Siap Amankan Pelantikan Presiden

Sejak tahun 2004 Etty telah menyarankan kepada Pemerintah DKI Jakarta agar Kerang Hijau yang ada di Teluk Jakarta tidak lagi dikonsumsi oleh masyarakat karena sudah tercemar logam berat yang berasal dari pencemaran limbah.

Teluk Jakarta merupakan muara bagi 13 sungai yang mengalir di wilayah Jabodetabek dari hulu sampai hilir membawa beragam sedimentasi tidak terkecuali limbah berbahaya.

Etty menambahkan, tidak semua kerang hijau mengadung logam berat. Kondisi itu hanya berlaku di Teluk Jakarta, di wilayah lain belum tentu, salah satu wilayah yang diamati seperti Cirebon, kerang hijaunya masih aman untuk dikonsumsi.

“Kalau mau kerang hijau ya ambilah dari tempat lain jangan dari Teluk Jakarta, kerang hijau yang dibudidayakan di tempat lain masih aman untuk dikonsumsi

Comments are closed.