OTK Serang dan Tewaskan Pekerja Bangunan di Wamena

1
14
OTK Serang dan Tewaskan Pekerja Bangunan di Wamena

NAWACITA – Sejumlah pekerja bangunan diserang oleh Orang Tidak Dikenal (OTK) di Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua, Sabtu (12/10/2019) sore tadi. Mereka diserang dalam perjalanan setelah pulang dari bekerja. Akibatnya, satu pekerja tewas dan satu lainnya luka-luka.

“Tukang bangunan itu berjumlah enam orang. Mereka menggunakan empat sepeda motor saat pulang kerja dan melewati Jembatan Woma menuju Kota Wamena. Tiba-tiba, mereka diserang orang tidak dikenal,” kata sumber di kepolisian setempat.

Menurut keterangan para pekerja yang selamat, pelaku penyerangan berjumlah dua orang. Keduanya langsung menikam pekerja yang berada paling depan.

“Di depan Jembatan Woma, pengendara motor yang di depan ditikam oleh OTK berjumlah dua orang dengan ciri-ciri satu orang dewasa pakai baju merah dan satu remaja,” katanya.

Pelaku penyerangan yang diduga berjumlah dua orang tersebut langsung melarikan diri ke arah kuburan lama Wamena usai melakukan aksinya.

Sementara pekerja yang diserang oleh OTK sempat jatuh dari sepeda motor, lalu bangun kembali. Korban lalu melapor ke Pos Brimob di dekat Pasar Woma. Sementara satu pekerja lain yang ditikam lebih dulu dibawa ke RSUD Wamena.

Baca Juga : Perayaan HUT ke-74 Jatim, Khofifah: Rawat Persatuan dan Kesatuan

Korban penikaman dalam keadaan kritis karena pisau masih tertanam di perut. Korban sempat mendapat penanganan medis, namun akhirnya tewas pada pukul 16.50 WIT. Sementara satu korban lainnya masih dalam perawatan medis.

Adapun identitas korban tewas, yakni Deri Datu Padang (30), yang mengalami luka tikam di perut kanan. Sementara korban yang luka-luka di lutut dan bibir, Bunga Simon (38). Korban Bunga saat kejadian dibonceng oleh Deri Datu Padang.

Aparat kepolisian masih menyelidiki insiden penyerangan pekerja bangunan tersebut. Polisi juga dikerahkan untuk berjaga-jaga di lokasi kejadian untuk mengantisipasi serangan susulan.

 

 

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here