Walikota Gusit Hadiri Peletakan Batu Pertama Menara Gereja BNKP Jemaat Koinonia di Afia

1
359
Walikota Gusit Hadiri Peletakan Batu Pertama Menara Gereja BNKP di Afia
Walikota Gusit Hadiri Peletakan Batu Pertama Menara Gereja BNKP di Afia

Gunungsitoli, NAWACITA – Walikota Gusit Ir. Lakhomizaro Zebua bersama dengan Wakil Walikota Gunungsitoli Sowa’a Laoli, SE, M.Si menghadiri Perayaan Ibadah Minggu sekaligus Peletakan Batu Pertama Pembangunan menara Gereja BNKP Jemaat Koinonia, Desa Tetehosi Afia, Kecamatan Gunungsitoli Utara, Kota Gunungsitoli. Minggu, 06 Oktober 2019.

Baca Juga: GMKI Gunungsitoli Lakukan Aksi Penggalangan Dana untuk Korban Gempa Ambon

Dalam sambutannya, Walikota Gusit mengapresiasi warga jemaat, yang secara bergotong royong membangun gereja hingga sampai sekarang merencanakan pembangunan menara gereja.

Walikota Gusit Ir. Lakhomizaro Zebua meletakkan Batu Pertama Menara Gereja

Walikota menitip pesan kepada warga jemaat dan masyarakat, bahwa praktek – praktek kegotongroyongan tetap dipertahankan dan mencangkup disemua bidang kehidupan bermasyarakat. Walikota Gusit dan Wakil Walikota pada kesempatan tersebut juga menyampaikan dukungannya atas pembangunan menara gereja.

Ketua panitia pembangunan menara gereja Bapak Harapan Zega, mengungkapkan kepada Tim Nawacita dalam wawancara singkat, bahwa “Hari ini kegiatan berupa peletakan batu pertama pembangunan menara gereja serta ibadah syukur atas umur 14 tahun berdirinya gereja jemaat Koinonia”.

lanjutnya, pembangunan menara gereja direncanakan selesai pada tahun 2020. Terimakasih atas kehadiran dan dukungan dari Bapak Walikota dan Wakil Walikota Gunungsitoli, di akhir wawancara.

Walikota Gusit berfoto bersama dengan Pengurus Gereja BNKP dan Panitia Pembangunan

Turut hadir pada kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah Ir. Agustinus Zega, Para Asisten, Kepala – Kepala Perangkat Daerah Kota, Perwakilan BPHMS BNKP, Ketua DPD KNPI Kota Gunungsitoli, Perwakilan Resort, Camat, Kepala Desa, dan Undangan Lainnya.

Alexius Telaumbanua (Nawacitapost, Gunungsitoli)

Comments are closed.