Ketua DPD KERABAT Puji Argumentasi Yasonna di ILC

0
1192
Tampilnya Yasonna dalam perdebatan dengan utusan mahasiswa di acara ILC (Selasa, 24/9/2019), mendapat apresiasi positif dari beberapa tokoh masyarakat di daerah. Khususnya, Ketua DPD KERABAT (Keluarga Batak Kalimantan Barat) di Pontianak.
Ketua DPD KERABAT Puji Argumentasi Yasonna di ILC

Pontianak, NAWACITA – Tampilnya Yasonna dalam perdebatan dengan utusan mahasiswa di acara ILC (Selasa, 24/9/2019), mendapat apresiasi positif dari beberapa tokoh masyarakat di daerah. Khususnya, Rihat Natsir Silalahi, Ketua DPD KERABAT (Keluarga Batak Kalimantan Barat) di Pontianak.

Baca Juga: Si “Putih Abu-Abu” yang Demonstrasi, dimarahi Orangtua di Kantor Polisi

Sehari setelah menyaksikan proses perdebatan yang sangat menarik perhatian publik itu, Silalahi langsung menghubungi awak nawacitapost perwakilan Kalimantan Barat dan mengungkapkan kekagumannya akan penjelasan Yasonna.

“Luar biasa penampilan Pak Laoly di ILC, TV One. Mantap sekali bah… Mantap anak Sumut itu… Berbobot, menguasai substansi, elegan santun dan simpatik penyampaiannya” kata Silalahi.

“Tadi pagi saat minum kopi, banyak kawan2 yg berkomentar salut… jempol. Beliau lugas menjawab dgn proporsional dan fokus setiap konten sekaligus mengedukasi para mahasiswa peserta ILC” tambahnya.

Ketua DPD KERABAT, Rihat Natsir Silalahi

Lebih lanjut Silalahi mengungkapkan bahwa, pengalaman beliau menjadi aktivis Mahasiswa, Dosen sampai berkarier di politik dan birokrasi, membuat jawaban-jawabannya kaya akan pengalaman dan dapat diterima audiens, logis dan rasional.

“Cara penyampaian beliau serius,  mengena, mengcounter dengan bahasa tegas. Untaian peribahasa modern diselingi dengan penggunaan bahasa Inggris yang fasih, membuat pemirsa terpukau terpesona”, kata Ketua DPD Kerabat ini.

Latar belakang beliau sebagai dosen dengan gaya edukatif persuasif, seolah sedang memberi pemahaman kepada perwakilan mahasiswa yang duduk di depannya.

Demonstrasi yang terjadi di beberapa kampus di Indonesia, bermula dari berita-berita viral di media sosial akan penolakan pengesahan RKUHP yang disinyalir oleh mahasiswa masih memuat pasal-pasal yang tidak berpihak pada kepentingan rakyat.

Mahasiswa menuntut untuk meninjau ulang RKUHP tersebut. Tetapi yang menjadi pertanyaan adalah bahwa ketika aksi Mahasiswa yang cenderung anarkis tersebut, tidak juga berhenti. Padahal secara resmi Presiden RI, Jokowi sudah mengumumkan penundaan tersebut sambil mengakomodir masukan dari masyarakat.

Armend (Nawacitapost, Kalimantan Barat)