BPBD Gunungsitoli Sosialisasikan Perda No.2 tahun 2019

9
127
Pemerintah Kota Gunungsitoli melaksanakan Rapat Koordinasi yang difasilitasi oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Gunungsitoli Tahun 2019.
BPBD Gunungsitoli Sosialisasikan Perda No.2 tahun 2019

Gunungsitoli, NAWACITA – Pemerintah Kota Gunungsitoli melaksanakan Rapat Koordinasi yang difasilitasi oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Gunungsitoli Tahun 2019. Rapat ini dibuka secara resmi oleh Sekda Kota Gunungsitoli, Agustinus Zega.

Rapat ini berupa Sosialisasi Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana di Kota Gunungsitoli, yang bertempat di Aula Lt. II Kota Gunungsitoli, (26/9/2019).

Kegiatan ini merupakan upaya Pemerintah Kota Gunungsitoli dalam menyelenggarakan penanggulangan bencana. Sosisaliasi ini bertujuan untuk menjamin pelaksanaan penanggulangan bencana dilakukan secara terencana, terpadu, terkoodinasi dan menyeluruh. Perlindungan masyarakat dari ancaman, risiko dan dampak bencana, merupakan tanggungjawab Pemerintah.

Baca Juga: Pemkot Gusit Lantik 10 ASN Eselon III dan IV untuk Jabatan Baru

Pemerintah Kota Gunungsitoli, memberi perhatian serius akan hal ini. Penanggulangan bencana di Kota Gunungsitoli harus terstruktur dan sistematis.

Dalam sambutannya, Sekda Kota Gunungsitoli menyampaikan bahwa amanat UU Nomor 24, pasal 17 Tahun 2007 tentang penanggulangan bencana merupakan tanggungjawab bersama. Sementara, payung hukum dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana di daerah, telah ditetapkan dalam sebuah regulasi. Hal ini tertuang dalam Peraturan Daerah nomor 2 tahun 2019 tentang penyelenggaraan penanggulangan bencana.

Peserta Rapat Sosialisasi Perda Kota Gunungsitoli No. 2 Tahun 2019

Dengan ditetapkannya Perda No.2 Tahun 2019, paradigma penanggulangan bencana menjadi lebih baik. Perda tersebut memuat beberapa hal, sbb:

(1) Adanya payung hukum yang memberikan mandat bagi perlindungan masyarakat dari risiko bencana;
(2) Perubahan cara pandang dari responsif menjadi tindakan pencegahan dan kesiapsiagaan;
(3) Integrasi penanggulangan bencana dalam rencana pembangunan;
(4) Penyelenggaraan penanggulangan bencana, diatur dan dibiayai oleh anggaran pembangunan pemerintah pusat dan daerah; serta
(5) Pembentukan suatu kelembagaan penanggulangan bencana yang kuat.

Diakhir sambutannya, Sekda menitipkan pesan kepada seluruh peserta rapat,dan dinas terkait, untuk mengikuti kegiatan ini dengan serius. Penyelenggaraan penanggulangan bencana bukan hanya tanggungjawab BPBD saja, melainkan oleh seluruh Organisasi dan Perangkat Daerah di Kota Gunungsitoli.

“Penyelenggaraan penanggulangan bencana yang terencana, terpadu dan terkoordinasi harus tercapai dengan baik. Sebab, hal ini mampu meningkatkan ketahanan Kota Gunungsitoli terhadap bencana dan mencitrakan sebuah kota yang maju, nyaman dan berdaya saing sebagaimana dicita-citakan bersama” kata Agustinus.

Turut hadir dalam kegiatan ini mewakili Unsur Forkopimda Kota Gunungsitoli, para Staf Ahli Walikota dan Asisten Sekda, Kepala Perangkat Daerah lingkup Pemerintah Kota Gunungsitoli. Para Pimpinan Instansi Vertikal/BUMN/BUMD se-Kota Gunungsitoli, Camat dan Lurah se-Kota Gunungsitoli, Tim Reaksi Cepat (TRC) Kota Gunungsitoli, Para Tokoh Masyarakat, Pimpinan Ormas/LSM/NGO se-Kota Gunungsitoli beserta segenap hadirin lainnya.

Alexius Telaumbanua (Nawacitapost, Gunungsitoli)

Comments are closed.