Pemprov Kalbar Ajak 3 Daerah Bangun Kerjasama

3
180
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalbar mendorong kerjasama antar-daerah dalam memudahkan penyelenggaraan urusan Pemerintahan, di wilayah Kota Singkawang, Kabupaten Bengkayang dan Kabupaten Sambas (SINGBEBAS)
Pemprov Kalbar Ajak 3 Daerah Bangun Kerjasama

Kalimantan Barat, NAWACITA – Pemprov Kalbar mendorong kerjasama antar-daerah dalam memudahkan penyelenggaraan urusan Pemerintahan, di wilayah Kota Singkawang, Kabupaten Bengkayang dan Kabupaten Sambas (SINGBEBAS) di Balairung, Kantor Wali Kota Singkawang, Jumat (20/9).

Wakil Gubernur Kalbar, H. Ria Norsan, mengatakan bahwa, dalam tataran implementasi, masih sering terjadi kesimpangsiuran pemahaman konsep kerjasama antar daerah, filosofi dan prisip-prinsip kerjasama serta adanya kebingungan untuk memulai kerjasama yang pada akhirnya mematahkan inisiatif kerja sama yang mulai tumbuh.

Baca Juga: BPN Kalbar Berkomitmen bantu Warga Terbitkan Sertifikat Tanah

Kerjasama daerah Singbebas
Kerjasama sebagai peluang untuk mempercepat pembangunan

“Kerjasama antar-daerah merupakan peluang yang baik dalam membangun daerah. Melalui kerjasama, pemerintah mempunyai ruang untuk menciptakan inovasi dalam mempercepat pembangunan,” kata H Ria Norsan, saat penandatangan kerjasama 3 daerah di Kantor Wali Kota Singkawang.

Berikut rangkuman hasil wawancara nawacitapost dengan Wakil Gubernur Kalimantan Barat, H. Ria Norsan.

Dengan melakukan kerjasama antar daerah, ada banyak manfaat yang bisa diperoleh, diantaranya adalah:

  1. Memungkinkan terbentuknya Forum Komunikasi dan Dialog antar tokoh daerah dalam melakukan manajemen konflik, yang pada akhirnya meminimalisir serta mengantisipasi potensi intoleransi dan membangun kedamaian.
  2. Terciptanya efisiensi dan standarisasi pelayanan. Hal ini dapat dimanfaatkan oleh daerah-daerah dalam membangun aksi bersama, terutama dalam kaitannya dengan pelayanan publik.
  3. Kerjasama antar daerah mendorong terjadinya pengembangan ekonomi di suatu Wilayah dan meningkatkan daya saing di kawasan.
  4. Kerjasama antar daerah mendorong pengelolaan lingkungan hidup yang menjadi tanggungjawab dan masalah bersama. Penanganan masalah lingkungan tidak akan berjalan tanpa ada sinergi dari wilayah-wilayah yang berdekatan, terutama dalam kaitannya dengan penanganan kebakaran hutan, banjir dan tanah longsor.

Baca Juga: Pemprov Kalbar Akan Evaluasi Penanganan Karhutla

Secara Geografis, Kabupaten Sambas, Kabupaten Bengkayang dan Kota Singkawang berada dalam wilayah yang saling berbatasan di bawah Pemprov Kalbar. Hal tersebut bukanlah kebetulan, tetapi karena 3 daerah ini semula memang merupakan satu Kabupaten, yaitu Kabupaten Sambas dengan ibukotanya Singkawang. Kemudian dimekarkan menjadi Kabupaten Sambas dan Kabupaten Bengkayang, selanjutnya dimekarkan kembali menjadi satu wilayah yaitu Kota Singkawang.

Kondisi tersebut menjadi faktor utama yang mendorong 3 (tiga) wilayah ini untuk melakukan kerja sama wajib hukumnya.

Landasan hukum pembentukan kerjasama

Sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 pasal 363 Ayat (1) bahwa dalam rangka meningkatkan kesejahteraan rakyat, Daerah dapat mengadakan kerja sama dengan daerah lainnya, atas dasar pertimbangan efisiensi dan efektivitas pelayanan publik yang saling menguntungkan.

Selanjutnya pada pasal 364 ayat (1) 6 menginstruksikan kerjasama antar-daerah yang berbatasan, untuk menyelenggarakan urusan pemerintahan lintas daerah, terutama dalam kaitannya dengan penyediaan layanan.

Kabupaten Sambas dan Kabupaten Bengkayang, memiliki beberapa Kecamatan yang berbatasan langsung dengan Malaysia, yaitu: Kecamatan Sajingan Besar, Kecamatan Paloh di Kabupaten Sambas serta Kecamatan Jagoibabang dan Kecamatan Siding di Kabupaten Bengkayang.

Kerjasama ini sangat diperlukan untuk mendukung optimalisasi pembangunan dan pengembangan kawasan perbatasan, khususnya batas negara.

Inisiatif kerjasama antar daerah di ketiga wilayah ini, mulai muncul pada tahun 2005 dan implementasinya mulai berjalan sejak tahun 2009, yang didukung oleh Pemprov Kalbar, khususnya Bappeda. Selanjutnya secara lebih intens difasilitasi oleh Bappenas bersama Lembaga Bantuan Teknis Jaman GIZ (Deutsche Gesellschan fuer Intemationale Zusammanarbeit).

Namun sampai dengan Kerjasama tersebut berakhir, Singbebas belum memiliki kelembagaan yang mapan dalam bentuk Regional Management (RM).

Kerjasama meningkatkan PDRB dan lapangan kerja

Konsep kerjasama Singbebas yang digagas, bertujuan untuk mewujudkan Pengembangan ekonomi daerah melalui peningkatan PDRB dan penciptaan lapangan kerja di ketiga wilayah pemerintah daerah.

Ruang Lingkup kerjasama Singbebas

  1. Menyusun dan melaksanakan strategi pengembangan ekonomi Singbebas dengan asas kesamaan kepentingan, saling menguntungkan, berkelanjutan dan ramah lingkungan.
  2. Menyusun pola kerjasama yang melibatkan unsur pemerintah dan pihak swasta dalam upaya merealisasikan strategi pengembangan ekonomi wilayah
  3. Mengutamakan perkembangan ekonomi wilayah sebagaimana yang sudah diupayakan dalam program Regional Economic Development (RED) Singbebas selama kurang lebih dua tahun terakhir ini.

Sinergitas program pembangunan lnfrastruktur merupakan penunjang ekonomi, seperti penyediaan air bersih, penanganan sampah regional, dan pengelolaan daerah aliran sungai untuk mengantisipasi masalah banjir dan memanfaatkannya dalam menunjang usaha budidaya.

TKKSD Provinsi Kalbar telah mencoba memberikan dukungan dengan menuangkan gagasan kerja sama tersebut ke dalam draft Kesepakatan Bersama. Bentuk kerjasama tersebut telah dibahas dan didiskusikan bersama pada pertemuan yang melibatkan ketiga wilayah tersebut. Dengan harapan bahwa kerjasama yang dibangun dapat memenuhi tujuan  dan saling menguntungkan daerah terkait.

Armend (Nawacitapost, Kalimantan Barat)

Comments are closed.