Daftarkan Diri sebagai Cakada Nias Barat 2020, Inspektur dan Staf Ahli Ikuti Sertijab

0
602
http://sumut24.net/index.php/component/k2/item/5426-insfektur-dan-staf-ahli-nias-barat-di-berhentikan-karena-ikut-penjaringan-calon-kepala-daerah
http://sumut24.net/index.php/component/k2/item/5426-insfektur-dan-staf-ahli-nias-barat-di-berhentikan-karena-ikut-penjaringan-calon-kepala-daerah

Nias Barat, NAWACITA – Bertempat di Ruang Afoda, Kantor Bappeda Kabupaten Nias Barat, Bupati dan Wakil Bupati Nias Barat (Faduhusi Daely dan Khenoki Waruwu) membacakan SK Pemberhentian dan melakukan Sertijab untuk kedua ASN di lingkungan Pemda Nias Barat. Karena kedua ASN yang dimaksud sudah secara resmi mendaftarkan diri untuk ikut kontestasi pilkada 2020 mendatang dari Partai PDI Perjuangan (16/9/2019).

Kedua ASN tersebut adalah Eliyunus Waruwu, SPt., M.Si. dan Mareko Zebua, SH. Seperti diketahui bersama bahwa Eliyunus memegang jabatan struktural Eselon II-B atau Staf Ahli Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat, dan Mareko Zebua sebagai Inspektur di Kabupaten Nias Barat.

Melalui pembacaan SK Bupati No. 821.2-773 Tahun 2019 dan No. 821.2-774 Tahun 2019, Keduanya resmi berhenti dari tugas sebagai ASN dan fokus mempersiapkan diri dalam sosialisasi menjelang pesta demokrasi pada pilkada mendatang (tahun 2020).

Untuk mengisi kekosongan jabatan yang ada, Bupati Nias Barat menerbitkan SPT (Surat Perintah Tugas) dan mengangkat Pejabat baru sebagai Pelaksana tugas (Plt) atas nama Drs. Turunan Gulo, MM yang sebelumnya menjabat sebagai Staf Ahli Bupati bidang  Pemerintahan, Hukum dan Politik menjadi Inspektur menggantikan Mareko, SH. Sementara posisi jabatan Staf Ahli bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan dipegang langsung oleh Sekda Kabupaten Nias Barat, Fakhili Gulo.

Saat dikonfirmasi mengenai pemberhentian dan sertijab yang dimaksud, Mareko Zebua, SH menjelaskan dan membenarkan bahwa dirinya memang sudah mendaftarkan diri di salah satu Partai Politik, yakni PDI Perjuangan. Keinginan dan keputusan ini merupakan sebuah pilihan untuk membangun dan mengembangkan potensi Kabupaten Nias Barat kedepannya.

Menurut beliau, niat baiknya ini sudah sempat dibicarakan bersama keluarga besar, namun baru saat ini ada waktu untuk menyampaikannya secara resmi kepada Bupati Kabupaten Nias Barat.

Bupati Nias Barat, Faduhusi Daeli menjelaskan bahwa terbitnya SK, disusul dengan  serah terima jabatan (Sertijab) terhadap dua ASN di lingkungan pemerintahannya, merupakan sebuah kesempatan dan peluang  bagi saudara Eliyunus dan Mareko untuk lebih mempersiapkan diri mengurus pencalonannya sebagai Cakada dalam Pilkada 2020.

“Terimakasih kepada Bapak Eliyunus Waruwu dan Mareko Zebua atas segala bentuk pengabdian sebagai ASN di Kabupaten Nias Barat. Semoga segala perjuangan kedepannya, terutama dalam ajang Pilkada di Kabupaten Nias Barat menjadi sebuah kenyataan. Saya salut kepada Bapak Mareko Zebua, SH yang berkenan hadir dalam acara Serah Terima Jabatan ini dan inilah ciri khas Pemimpin masa depan” ujar Bupati.

Terkait dengan pendaftaran keduanya sebagai Cakada melalui DPC PDI Perjuangan Kabupaten Nias Barat, maka dengan sendirinya PDI Perjuangan akan mengusung pasangan Eliyunus Waruwu & Mareko Zebua sebagai Cakada Kabupaten Nias Barat tahun 2020.

“Siapapun calon yang siap berkompetisi untuk mengikuti kontestasi demokrasi melalui pilkada di Kabupaten Nias Barat tahun 2020, masyarakat berharap mereka adalah sosok pemimpin yg bersih, unggul dan bisa membawa kesejahteraan untuk masyarakat Nias Barat” kata seorang warga Nias Barat yang tinggal di Jakarta.