Yasonna: Mari Bersama Bangun Sektor Maritim & Pariwisata di Nias

0
139
Yasonna: Mari Bersama Bangun Sektor Maritim & Pariwisata di Nias

Teluk Dalam, NAWACITA – Menteri Hukum dan HAM RI, Yasonna kembali mengajak Pemerintah, Stakeholder dan Masyarakat bahu membahu membangun sektor maritim dan sektor pariwisata yang berdaya saing dan berkelanjutan.

Hal ini disampaikan Menteri Yasonna ketika membacakan laporan Ketua Panitia Nasional pada acara puncak Sail Nias 2019 yang digelar di Pelabuhan Baru, Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, Sabtu (14/9/2019) lalu. Acara ini dihadiri juga oleh Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pujiastuti dan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Indonesia, Eko Putro Sandjojo.

“Mari baik pemerintah setempat dan seluruh stakeholder beserta seluruh masyarakat untuk bahu membahu membangun sektor pariwisata dan maritim sekawasan Nias”, pungkas Menteri Yasonna sebagai Ketua Panita Nasional.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan mewakili Presiden Joko Widodo pada acara puncak tersebut kembali mengatakan, sektor pariwisata sangat penting untuk terus dikembangkan, karena merupakan salah satu penopang peningkatan perekonomian.

Bahkan Presiden Joko Widodo menyebutkan bahwa salah satu pilar pertumbuhan Indonesia saat ini adalah sektor pariwisata dan Nias termasuk didalamnya, yang memang banyak memiliki destinasi wisata terutama destinasi wisata bahari.

“Itu mengapa pemerintah akan mendukung penuh pengembangan pariwisata di Nias, seperti yang dilakukan melalui Sail Nias ini yang juga dirangkai dengan kejuaraan selancar internasional di Pantai Sorake,” katanya.

Puncak acara Sail Nias 2019 digelar di Pelabuhan Baru, Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan, yang juga dimeriahkan penampilan kesenian, demo udara, parade sampan nelayan, dan terjun payung. Penyelenggaraan Sail Nias 2019 melibatkan empat kabupaten dan satu kota di Pulau Nias yakni Kota Gunungsitoli, Kabupaten Nias Selatan, Nias Barat, Nias, dan Nias Utara.

Sail Nias 2019 merupakan acara layar ke-11 yang digelar Pemerintah Indonesia sejak 2009. Meski telah dikenal dunia sebagai titik selancar nomor dua setelah Hawaii, Nias diharapkan akan lebih banyak dikenal dan dikunjungi wisatawan setelah perhelatan tersebut.