PLN Kalimantan Gandeng Kepolisian Amankan Instalasi dan Aset

0
8
PLN Kalimantan Gandeng Kepolisian Amankan Instalasi dan Aset
PLN Kalimantan Gandeng Kepolisian Amankan Instalasi dan Aset

Pontianak, NAWACITA – PT PLN (Persero) Regional Kalimantan gandeng Kepolisian Daerah Kalimantan Barat untuk pengamanan instalasi dan aset serta penegakan hukum yang ditandai penandatangan perjanjian kerja sama kedua belah pihak.

“Kerja sama kedua pihak meliputi penyelenggaraan pengamanan dan penegakan hukum di bidang pengadaan tanah, pembangunan instalasi dan aset, objek vital ketenagalistrikan dan pendampingan kegiatan operasional di lingkungan kerja PLN,” ujar Expert Bisnis Regional Kalimantan, Jurlian Sitanggang di Pontianak, Rabu.

Ia menjelaskan bahwa dalam menjalankan proses bisnisnya PLN membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, salah satunya adalah melalui kerja sama yang baik dengan pihak Kepolisian.

Baca Juga : Masyarakat Papua Minta Pemerintah mekarkan Lima Wilayah Adat

“Perjanjian kerja sama ini untuk meningkatkan koordinasi, sinergi dan fungsi pengawasan antara PLN dengan Kepolisian. Melalui perjanjian kerja sama ini nantinya kami mendapat bantuan hukum berupa penanganan masalah hukum jika sewaktu-waktu terjadi masalah,” kata Jurlian.

Diakui Jurlian, lingkungan kerja PLN sangat melibatkan banyak pihak, maka dari itu jika terjadi dugaan tindak pidana seperti pengerusakkan, penganiayaan, pencurian maupun ancaman sabotase, termasuk penertiban pemakaian tenaga listrik, kehadiran pihak kepolisian pastinya akan sangat diperlukan.

“Tentunya kehadiran pihak Kepolisian di lingkungan kerja kami akan sangat membantu dalam penyelesaian berbagai masalah terkait penegakan hukum. Perjanjian kerjasama ini merupakan payung hukum bagi pelaksanaan pengamanan instalasi dan asset ketenagalistrikkan di seluruh unit PLN terutama di Kalimantan,” katanya.

Sementara itu Kapolda Kalbar, Irjen Pol Didi Haryono mengatakan bahwa listrik sangat berpengaruh pada hajat hidup orang banyak. Hal ini dapat dilihat bagaimana listrik mendukung seluruh kegiatan masyarakat seperti rumah tangga dan perekonomian masyarakat. Untuk itu lingkungan kerja PLN tidak boleh terganggu apalagi diganggu.

“Peran PLN sebagai perusahaan milik negara yang bergerak dalam bidang ketenagalistrikan memiliki tanggung jawab besar. Penandatanganan kerjasama ini merupakan bentuk dukungan dan tanggung jawab pihak Kepolisan untuk berperan aktif membantu PLN dalam menjalankan kegiatan usahanya”. jelas Didi.

Didi menambahkan bahwa di jajaran Polda Kalbar mengenal konsep pengelolaan aspek kesejahteraan dengan aspek keamanan yang harus berjalan linear atau paralalel. Dijelaskan, meski kedua aspek tersebut memiliki tugas yang berbeda namun harus sama, yakni untuk mewujudkan masyarakat adil dan makmur.

“Analogi ini kita samakan dengan apa yang kita sepakati hari ini bahwa aspek keamanan dan kesejahteraan seperti dua sisi mata uang, berbeda tugas namun tidak bisa dipisahkan, semoga kerjasama ini berjalan baik sehingga pada segala lini dan sisi, PLN dan kepolisian daerah Kalimantan Barat dapat berjalan beriringan,” kata Didi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here