Pedagang Pasar Baru Bekasi Masih Gelar Dagangan di Jalan, Wakil Wali Kota Semprot Satpol PP

0
217

Bekasi,NAWACITA- Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto marah ketika hendak melintasi Jalan Insinyur Juanda, Margahayu, Bekasi Timur, pada Rabu (11/9/2019) pagi. Pasalnya, jalan tersebut tertutup pedagang yang masih menggelar dagangannya di ruas jalan tersebut.Bahkan Wakil Walikota Bekasi tersebut sampai turun dari mobilnya memarahi petugas Satpol PP yang tidak segera mensterilkan jalan ini.

“Mana dantonnya? Ini kok dibiarkan, kan batas berjualan hanya sampai pukul 06.00,” tanya Tri kepada petugas Satpol dilokasi.

Sampai pukul 07.00 pagi, atau saat dirinya ingin melintasi jalan arah Terminal Bekasi tersebut belum bisa dilalui karena tertutup pedagang pasar yang tumpah ke jalan.Tri juga memarahi para pedagang agar segera menutup dan merapihkan dagangannya karena sudah melewati batas waktu yang telah ditentukan.

Tak lama itu, Ibnu Santoso, Komandan Pleton Pengendalian Masa (Danton Dalmas) Kota Bekasi, yang ikut turun ke lapangan menghampirinya.

“Jam berapa ini? Kenapa masih berjualan? Macet ini!,” tanya Mas Tri dengan nada tinggi.

“Siap pak, tadi sudah dilakukan penindakan pukul 05.30, tapi pedagang masih bandel dan menggelar lapaknya lagi pak. Ini kita lakukan penindakan lagi,” timpal Ibnu Santoso.

Tak puas dengan jawaban Danton Dalmas Pol PP, Tri mencari pengelola pasar baru dan perwakilan pedagang kaki lima (PKL)

“Ada apa ini? Kenapa masih begini, bukannya kita sudah sepakat, jam 6 pagi jalan ini (Jalan Insinyur Juanda) harus clear? Kenapa masih dilanggar?” tanyanya kepada salah satu perwakilan pedagang kaki lima (PKL) pasar baru.

Tri menghimbau agar kesepakatan yang telah dibuat agar dipatuhi demi kepentingan masyarakat yang lebih luas.

“Ini kan warga mau beraktivitas jadi susah, ayo kita harus mengutamakan kepentingan yang lebih luas. Barsama kita jalani kesepakatan yang telah disepakati demi ketertiban umum. Jangan sampai kalah sama pedagang,” jelas Tri.

Dihubungi terpisah, Kepala Satpol PP Kota Bekasi, Abi Hurairah mengatakan pihaknya akan melakukan penindakan tegas.

“Besok akan kita tindak tegas, pokoknya jam 6 pagi jalan harus steril dari pedagang kaki lima dan bisa dilalui kendaraan. Jika masih membandel kita akan lakukan tindakan yang lebih tegas,” jelasnya.