Mirip Kandang Ternak, SMA Negeri 3 Huruna Butuh Perhatian

0
302
Mirip Kandang Ternak, SMA Negeri 3 Huruna Butuh Perhatian Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara
Mirip Kandang Ternak, SMA Negeri 3 Huruna Butuh Perhatian Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara

Teluk Dalam, NAWACITA – Kondisi bangunan darurat SMA Negeri 3 Huruna, Kabupaten Nias Selatan, Provinsi Sumatera Utara, sangatlah memprihatinkan. SMA N 3 Huruna berada di Desa Tundrumbaho Kec. Huruna kab Nias selatan dengan akses tranportasi masih menggunakan jalan kaki sejauh 4 KM dari ujung aspal. (6/9/2019).

Sekitar 4 tahun lalu, kelas darurat ini dibangun oleh masyarakat sekitar atas prinsip swadaya. Kelas darurat ini berlantai tanah dan beratap rumbia. Sekilas, ibarat kandang ternak dengan kondisi yang tidak layak. Belum lagi curah hujan yang tinggi di Pulau Nias semakin memperparah keadaan ini.

Kebijakan tentang penanganan seluruh administrasi untuk setiap jenjang pendidikan,  diberlakukan beberapa tahun yang lalu. Administrasi untuk jenjang SD sampai SMP ditangani oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Nias Selatan, sementara untuk SMA ditangani langsung oleh Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara.

Menurut AL, seorang Guru Honor yang mengajar disebuah SMA di Nias Selatan, Kebijakan tersebut memiliki sisi baik, namun banyak juga kekurangannya. Sisi baiknya adalah bahwa ada pembagian kerja antara Dinas Pendidikan Kabupaten Nias Selatan dan Provinsi Sumatera Utara dalam penanganan administrasi. Tetapi di pihak lain, kebijakan ini membuat Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara semakin jauh, untuk tidak mengatakan abai dalam memperhatikan kondisi sekolah dan gedungnya secara real. Dan hal inilah yang terjadi dengan SMA Negeri 3 Huruna di Nias Selatan.

Mirip Kandang Ternak, SMA Negeri 3 Huruna Butuh Perhatian

Selama 4 tahun terakhir, siswa/i SMA Negeri Huruna belajar dalam kondisi yang sangat memprihatinkan. Menurut keterangan salah seorang Guru yang mengajar disana, jika kondisi ini tetap dibiarkan, beliau tidak bisa membayangkan generasi yang bagaimana yang akan memimpin bangsa ini ke depan.

Beberapa tokoh masyarakat yang sempat dihubungi oleh awak nawacitapost.com untuk mengonfirmasi tentang kondisi yang dimaksud, mereka membenarkannya.

“Kondisi bangunan SMA Negeri 3 Huruna ini, kami bangun sekitar 4 tahun lalu atas dasar gotong-royong masyarakat sekitar. Kami melakukannya dengan harapan bahwa melalui SMA ini, anak-anak kami bisa sekolah, karena jarak SMA lain dari tempat ini sangatlah jauh. Kami berharap bahwa Dinas Pendidikan Sumatera Utara sudi memperhatikan kondisi ini dengan membangun gedung permanen yang bisa membuat siswa dapat belajar dengan nyaman tanpa harus bubar saat hujan datang atau kepanasan saat matahari bersinar” kata orangtua yang anaknya bersekolah di SMAN3 Huruna.

Secara umum, orangtua siswa sangat berharap bahwa Dinas Pendidikan Sumatera Utara membuka hati dan tangan untuk peduli akan keadaan ini. Siswa/i SMAN3 Huruna juga adalah anak Bangsa yang memiliki hak dan kesempatan yang sama seperti generasi muda di seluruh bumi NKRI.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here